“Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Cengkih”

Posted by Ockym al ayuby on Sunday, 10 February 2013

Cengkinh (Eugenia aromatic atau syzigium aromaticum) termasuk dalam family Myrtaceae. Tanaman ini berbentuk pohon tingginya dapat mencapai 20 – 30 m, dan dapat berumur lebih dari 100 tahun, di Indonesia banyak sekali ditemukan tipe-tipe cengkih, yaitu tipe ambon, tipe rara, tipe Indari, tipe dokiri,. Cengkih di Indonesia dapat digolongkan menjadi empat jenis yaitu “si putih”, “si kotok”, “zin zibar”, dan “ambon”. Tanaman ini bias tumbuh dan berkembang dengan baik pada ketinggian 0-800 m dpl (di atas permukaan laut) atau pada suhu 22º-30º C, tetapi paling optimum pada ketinggian 300-600 m dpl, untuk ukuran tanah dengan kemiringan sampai 20% lebih baik daripada tanah datar. Karena drainasenya lebih baik.. bibit yang di pilih harus bersifat unggul, bibit yang akan di tanam biasanya berumur 1-2 tahun, bibit yang dipilih juga harus sehat, dan untuk pengankutan bibit biar tidak mengalami kerusakan ada cara-cara sendiri: 1. Bibit harus dicegah dari terik sinar matahari, bibit harus di hindari dari dari terpaan angin kencang yang bias mengakibatkan rusaknya taruk dan kelayuan. Setelah benih di semaikan di bedengan pembibitan, semaian sudah boleh ditanam di bedengan pembibitan dua minggu setelah bedengan disterilkan.

Pemeliharaan bibit di bedengan pembibitan terdiri atas penyiraman, pengaturan naungan, pemupukan, pengendalian hama. Bibit Cengkih biasanya dipindah ke lapang setelah berumur 1-2 tahun. Bibit yang dipelihara dalam polibag bias langsung dibawa ke areal tanam dengan menggunakan keranjang. Tanaman Cengkih yang baru di tanam di areal tanam tidak tahan terhadap kekeringan. Untuk mengatasinya penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim hujan, lubang tanam dibuat 3-6 bulan sebelum tanam, hal ini memperbaiki struktur tanah, penanam sebaiknya dilakukan pagi hari (jam 6.30-10.00) atau sore (jam 15.00-17.30) agar penguapan dapat ditekan rendah sehingga tanaman tidak layu.

Pemeliharaan kebun dan tanaman cengkih meliputi : pemupukan, pengemburan tanah, pengendalian hama, penyakit, dan gulma, pemangkasan penutup tanah dan tanaman pelindung. Pencegah timbulnya serangga : Gunakan benih yang dari jenis betul-betul unggul, tanaman cengkih pada tempat yang sesuai,. Untuk pemanenan, bunga cengkih yang dipanen harus benar-benar matang. Setelah dipanen cengkih dijemur untuk menghilangkan kadar air 12-14%, kadar air yang melebihi 14% menyebabkan cengkih mudah terserang jamur, untuk pengeringan di butuhkan waktu 5-6 hari dan sesudah itu cengkih dapat dipasarkan dan dapat dikirim ke pabrik-pabrik rokok.
Artikel Terkait
10 Comments
Tweets
Comments

{ 10 comments... read them below or add one }

Saras tok said...

memang tidak mudah membudidayakan cengkeh, harus dengan tenaga profesional. keep posting :)

Ockym al ayuby said...

thanks thanks... senang bisa membantu

Saras tok said...

goog luck ockym blogspot

Ockym al ayuby said...

okay okay...

mble buahijo said...

izin copy kak.

Ockym al ayuby said...

ok. silahkan copy sepuasnya...

symblesymbelink said...

pas banget ama yang aku cari. copas copas copas. terima kasih ya kak.

Ockym al ayuby said...

ok sama sama...

aisah anis said...

postingan yang bagus. salam kenal ockym.

Ockym al ayuby said...

terima kasih. salam kenal juga untuk yang d sana...

Post a Comment