MAKALAH HAJI DAN SYIRIK

Posted by Ockym al ayuby on Monday, 24 December 2012



DOWNLOAD VIA ZIDDU.COM
JIKA LINK TIDAK BERFUNGSI KLIK ICON FACEBOOK KAMI  YANG ADA DI KANAN POSTINGAN!!!

SEMOGA BERMANFAAT


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang maha kuasa atas segala limpahan rahmat, inayahnya dan taufik sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam keadaan bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan.



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................. i
DAFTAR ISI............................................................................................................... ii
BAB I HAJI
A.    PENGERTIAN HAJI...................................................................................... 1
B.     HUKUM IBADAH HAJI............................................................................... 1
C.     HIKMAH HAJI............................................................................................... 2
D.    SYARAT-SYARAT HAJI.............................................................................. 2
E.     RUKUN HAJI................................................................................................. 2
F.      WAJIB HAJI................................................................................................... 2
G.    SUNNAT HAJI............................................................................................... 3
H.    JENIS-JENIS HAJI......................................................................................... 3
I.       KEWAJIBAN SELAMA IHRAM................................................................. 4
J.       HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN............................................ 4
K.    HUKUM BAGI YANG MELANGGAR IHRAM........................................ 5
L.     TALBIYAH..................................................................................................... 5
M.   MACAM-MACAM TAWAF.......................................................................... 5
N.    SYARAT-SYARAT TAWAF......................................................................... 5
O.    SA’I.................................................................................................................. 6
P.      TAHALLUL.................................................................................................... 6
BAB II PENGERTIAN MUSYRIK, SYIRIK, MUNAFIK, KAFIR, MURTAD, NAMIMA
A.    MUSYRIK....................................................................................................... 7
B.     SYIRIK............................................................................................................ 8
C.     MUNAFIK....................................................................................................... 10
D.    KAFIR............................................................................................................. 11
E.     MURTAD........................................................................................................ 13
F.      NAMIMAH..................................................................................................... 14
BAB III PENUTUP..................................................................................................... 15
SUMBER..................................................................................................................... 16



BAB I
HAJI

Q.    PENGERTIAN HAJI
Haji ialah berkunjung ke Baitullah Al Haram di Mekkah Al Mukaramah untuk melakukan Thawaf, Sa’i, wukuf di Arafah dan melakukan amalan-amalan yang diajarkan oleh Rasulullah Saw.

R.     HUKUM IBADAH HAJI
Ibadah Haji diwajibkan Allah kepada kaum muslimin yang telah mencukupi syarat-syaratnya. Menunaikan ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup. Selanjutnya yang kedua kali dan seterusnya hukumnya sunnat. Barang siapa yang bernazar haji, wajib melaksanakannya.
“Mengerjakan Haji merupakan kewajiban hamba terhadap Allah, yaitu bagi yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkarinya, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta Alam”.(QS. 3:97)

Firman Allah yang lain:
“Dan sempurnakanlah ibadah haji serta umrah karena Allah”. (QS” 2:196)

Sabda Rasulullah SAW:
“Wahai semua manusia diwajibkan atas kamu berhaji, maka berhajilah”. (HR: Muslim dan Nasa’i).

Haji adalah salah satu rukun Islam yang lima, sebagaimana yang tercantum dalam haditz Rasulullah Saw:
“Islam didirikan atas lima perkara: Kesaksian bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan/Rasul Allah. Mendirikan Shalat. Mengeluarkan zakat. Puasa dibulan Ramadhan. Haji ke Baitullah (bagi siapa yang mampu melakukannya”. (HR: Muttafaqun ‘Alaih)

“Haji yang wajib itu hanya sekali. Barangsiapa melakukan lebih dari sekali, maka yang selanjutnya merupakan haji tathawwu’ (sunnat)”. (HR: Abu Dawud, ahmad dan Al-Hakim)

S.      HIKMAH HAJI
Diantara hikmah haji adalah membersihkan jiwa dari berbagai pengaruh dosa. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah Saw:
“Barangsiapa menunaikan haji kerumah ini (Ka’bah) dan ia tidak melakukan senggama serta tidak berbuat fasiq, maka akan keluar dari dosa-dosanya, seperti hari dilahirkan oleh ibunya”. (HR: Muttafaqun ‘Alaih) 

T.      SYARAT-SYARAT HAJI
ü  Islam
ü  Baligh (dewasa)
ü  Aqil (berakal sehat)
ü  Merdeka (bukan budak).   
ü  Istitha’ah (mampu)   

U.    RUKUN HAJI
ü  Ihram (niat)
ü  Wukuf di Arafah
ü  Thawaf Ifadah
ü  Sa’i
ü  Tahallul (Cukur)
ü  Tertib
Rukun Haji tidak dapat ditinggalkan. Apabila tidak dipenuhi, maka hajinya batal. 

V.    WAJIB HAJI
ü  Ihram, yakni niat berhaji dari Miqat
ü  Mabit di Muzdalifah
ü  Mabit di Mina
ü  Melontar Jamrah Ula, Wutsha dan Aqabah
ü  Tawaf Wada bagi yang akan meninggalkan Makkah 
Wajib haji ini adalah ketentuan yang apabila dilanggar maka hajinya tetap sah, tetapi wajib membayar dam.

W.   SUNNAT HAJI
ü  Mandi sunnat Ihram
ü  Bertalbiyah
ü  Melakukan tawaf Qudum bagi orang yang mengerjakan Haji Ifrad dan Haji Qiran
ü  Bermalam di Mina pada malam Arafah
ü  Berlari-lari kecil ketika melakukan tawaf Qudum

X.    JENIS-JENIS HAJI
ü  Haji Tamattu’ ialah berihram untuk umrah pada bulan-bulan haji. Kemudian berihram untuk haji pada tahun yang sama dari Mekkah atau sekitarnya. Ketika bertalbiyah melafazdhkan: “Labbaika Allahumma ‘Umrattan” (Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah untuk berumrah).

ü  Haji Qiran ialah berihram untuk umrah dan haji sekaligus pada bulan-bulan haji, dan tetap dalam keadaan ihram (tanpa tahallul) sampai hari nahar (tanggal 10 dzulhijjah). Atau berihram untuk umrah pada bulan-bulan haji, kemudian sebelum melakukan tawaf umrah ia memasukkan niat untuk haji. Ketika bertalbiyah mengucapkan: “Laabbaika Allahumma Hajjan wa ‘Umratan” (Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah untuk berhaji dan berumrah).

ü  Haji Ifrad ialah berihram untuk haji pada bulan-bulan haji dari miqat, atau dari rumahnya bagi yang tinggal didaerah antara miqat dan Mekkah, atau dari Mekkah bagi yang tinggal disana. Kemudian tetap dalam keadaan ihram sampai hari Nahar, ini apabila ia membawa besertanya Hadyu (hewan sembelihan), kalau tidak maka dianjurkan baginya untuk merubah niat hajinya kepada umrah, sehingga menjadi haji tamattuh’. Ketika melafadzhkan talbiyah mengucapkan: “Labbaika Allahumma  Hajjan” (Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah untuk berhaji).

Y.    KEWAJIBAN SELAMA IHRAM
ü  Menjalankan semua perintah Allah, seperti shalat wajib pada waktunya
ü  Menjauhi segala larangan Allah, seperti melanggar larangan-Nya, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor.
ü  Menjaga diri dari perbuatan menyakiti orang lain, baik dengan perbuatan ataupun dengan perkataan.
Menjauhi segala larangan selama ihram, yaitu:
Jangan memotong kuku atau rambut, tetapi tidak ada hukumnya kalau rambut rontok sendiri. Jangan memakai wangi-wangian, kecuali wangi-wangian sebelum mengenakan ihram. Jangan membunuh, menakut-nakuti atau membantu dalam berburu binatang. Dalam kawasan al-Haram, tidak seorangpun diperbolehkan untuk memotong pohon,  mencabut tanaman, atau mengumpulkan barang yang bukan miliknya kecuali untuk mengenali dan dikembalikan kepemiliknya. Jangan melamar atau melakukan pernikahan baik untuk dirinya sendiri atau mewakili orang lain. Hubungan badani juga dilarang.
Kewajiban ini untuk laki-laki dan perempuan.

Z.     HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN
ü  Untuk laki-laki, dilarang menutupi kepalanya, tetapi menggunakan payung diperbolehkan.
ü&nbsp: Untuk laki-laki, dilarang menggunakan pakaian yang berjahit dan dilarang memakai sepatu yang menutup tumit.
ü  Untuk wanita, dilarang memakai sarung tangan dan niqab (penutup muka)
ü  Diperbolehkan untuk memakai sandal, cincin, kaca mata, alat bantu pendengaran, jam tangan, dan ikat pinggang yang digunakan untuk menyimpan uang dan dokumen perjalanan.
ü  Diijinkan untuk mandi dan mengganti pakaian dan mencucinya.

AA.                      HUKUM BAGI YANG MELANGGAR IHRAM
Hukuman terhadap pelanggaran larangan ihram adalah memotong seekor domba atau memberi makan 6 orang miskin atau puasa selama 3 hari. Pelanggaran ini tidak membatalkan haji atau umrah.
Hubungan badani membatalkan Haji dan Umrah. Hukuman pelanggaran melakukan hubungan badani selama ihram adalah menyembelih seekor unta dan melaksanakan haji ditahun berikutnya. 

BB.                       TALBIYAH
“Labbaik Allahumma labbaik, labbaik la syarika laka labbaik, innal hamda wanni ‘mata wal mulk, la syarika lak”
Artinya:
“Aku datang Ya Allah memenuhi panggilan-Mu, aku datang Ya Allah, Aku datang. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang. Sesungguhnya segala puji dan kesenangan hanyalah untuk-Mu dan kekuasaan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu”.

CC.                       MACAM-MACAM TAWAF
ü  Tawaf Rukun (tawaf Ifadah dan tawaf umrah)
ü  Tawaf Qudum (tawaf kedatangan)
ü  Tawaf Sunnat (tawaf yang dikerjakan pada setiap kesempatan, tidak diikuti dengan sa’i)
ü  Tawaf Wada’ (tawaf perpisahan)

DD.                      SYARAT-SYARAT TAWAF
ü  Suci dari hadats
ü  Menutup aurat
ü  Dimulai dari Hajar Aswad
ü  Menjadikan Baitullah (Ka’bah) disebelah kiri
ü  Dilaksanakan 7 kali putaran
ü  Berada didalam Masjidil Haram.
ü  Tidak ada tujuan lain selain tawaf
ü  Niat tawaf, yaitu dikala mengerjakan tawaf sunnah. Adapun tawaf rukun dan tawaf qudum tidak diperlukan niat.

EE.SA’I
ü  Didahului dengan tawaf
ü  Tertib
ü  Menyempurnakan 7 kali perjalanan diantara Safa dan Marwah
ü  Harus dilaksanakan ditempat sa’i, antara bukit Safa dan Marwah
ü  Tidak disyaratkan suci pada waktu mengerjakan sa’i.
ü  Diperintahkan untuk berjalan antara safa dan Marwah, dan berlari-lari kecil diantara 2 tanda  hijau. Ini berlaku bagi laki-laki saja, wanita cukup berjalan seperti biasa.
ü  Waktu mengerjakan sa’i setelah melaksanakan tawaf ifadah/umrah.

FF. TAHALLUL
Mencukur/menggunting rambut paling sedikit 3 helai rambut adalah salah satu amalan ibadah dalam manasik haji dan umrah. Pelaksanaannya pada hari nahar sesudah melontar jamrah Aqabah. Bagi yang menduhulukan tawaf ifadah daripada melontar jamrah Aqabah, maka boleh setelah tawaf ifadah dan sa’i atau boleh diundur sampai hari-hari tasyrik. Dalam Ibadah umrah mencukur / memotong rambut dilaksanakan pada waktu selesai sa’i






BAB II
PENGERTIAN MUSYRIK, SYIRIK, MUNAFIK, KAFIR, MURTAD, NAMIMA

A.    MUSYRIK
Pengertian Musyrik
Musyrik adalah orang yang mempersekutukan Allah, mengaku akan adanya Tuhan selain Allah atau menyamakan sesuatu dengan Allah. Perbuatan itu disebut musyrik.
Firman Allah ; “Ingatlah Luqman berkata kepada anaknya, diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya:’Hai anakku!janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar’ “ [Qs Luqman:13]
Dengan demikian org musyrik disamping menyembah Allah mengabdikan kepada Allah, juga mengabdikan dirinya kepada yang selain Allah.JAdi org musyrik itu ialah mereka yg mempersekutukan Allah baik dalam bentuk I’tikad (kepercayaan), ucapan mahupun dalam bentuk amal perbuatan. Mereka (org musyrik) menjadikan mahkluk yang diciptakan Allah ini baik yang berupa benda mahupun manusia sebagai Tuhan dan menjadikan sebagai An dad, Alihah, Thoughut dan Arbab…..
v  Alihah ialah suatu kepercayaan terhadap benda dan binatang yang menurut keyakinannya dapat memberikan manfaat serta dapat menolak bahaya. Misalnya kita memakai cincin merah delima, dan kita yakin bahawa dengan memakainya dapat menghindarkan bahaya. Adapun kepercayaan memelihara burung Terkukur dapat memberikan kemajuan dalam bidang perniagaannya. Dan itulah dinamakan Alihah, yakni menyekutukan Allah dengan binatang dan benda (Kepada Makhluk).
v  Andad, sesuatu perkara yang dicintai dan dihormati melebihi daripada cintanya kepada Allah, sehingga dapat memalingkan seseorang dari melaksanakan ketaatan terhadap Allah dan RasulNya. Misalnya saja seorang yang senang mencintai kepada benda, keluarga, rumah dan sebagainya, dimana cintanya melebihi cintai terhadap Allah dan RasulNya, sehingga mereka melalaikan dalam melaksanakan kewajiban agama, kerana terlalu cintanya terhadap benda tersebut (makhluk tersebut).
v  Thoghut ialah orang yang ditakuti dan ditaati seperti takut kepada Allah, bahkan melebihi rasa takut dan taatnya kepada Allah, walaupun keinginan dan perintahnya itu harus berbuat derhaka kepadaNya.
v  Arbab, ialah para pemuka agama (ulama,ustad) yang suka memberikan fatwa, nasihat yang menyalahi ketentuan (perintah dan Larangan) Allah dan RasulNya, kemudian ditaati oleh para pengikutnya tanpa diteliti dulu seperti mentaati terhadap Allah dan RasulNya. Para pemuka agama itu telah menjadikan dirinya dan dijadikan para pengikutnya Arbab (Tuhan selain Allah).
Bentuk musyrik ini menyesatkan terhadap perilaku manusia. Dan dengan memiliki aqidah seperti itu dapat menghilangkan Keimanan.

B.     SYIRIK
Pengertian Syirik
Syirik adalah perbuatan menyembah atau menyekutukan sesuatu selai Allah dan ini adalah dosa besar. Dan berikut ini contoh - contoh Syirik:
1.      Menyembah sesuatu selain Allah
Menyembah sesuatu selain Allah adalah termasuk syrik yang paling berat dan tinggi. Mereka ini menyembah benda-benda, patung, batu, kayu, kubur bahkan manusia dan lain-lainnya. Mereka percaya bahawa benda-benda (makhluk) tersebut adalah tuhan-tuhan yang dapat mendatangkan kebaikan dan keburukan. Termasuk dalam tahap syrik seperti ini adalah mengadakan pemujaan seseorang tokoh pepimpin.
2.      Mempersekutukan Allah.
Artinya mempercayai bahawa makhluk selain Allah itu mempunyai sifat-sifat seperti yang ada pada Allah.
Dalam kategori mempersekutukan Allah ini adalah faham Trinti menurut kepercayaan Kristian, begitu faham Trimurti menurut kepercayaan agama Hindu, yang mempercayai bahawa Tuhan itu ada tiga, iaitu Brahman (tuhan menciptakan alam seisinya),Wisnu(Tuhan yang memelihara Alam) dan Syiwa (Tuhan yang menghancurkan alam).
3.      Mempertuhankan Manusia.
Mempertuhankan manusia atau menjadikan manusia sebagai tuhannya adalah termasuk syrik atau mempersekutukan Allah. Termasuk didalam mengtuhankan manusia itu adalah pemuka-pemuka agama,ulama, pendita, para auliya’,para solehin dan sebagainya.
Dalam ajaran ilmu Tauhid terlalu mengagungkan, mendewakan seseorang itu dinamakan Ghuluwwun. Ertinya keterlaluan dalam mengagungkan dan meninggikan darjat makhluk sehingga ditempatkan pada kedudukan yang bukan sepatutnya menempati kedudukan itu kecuali Allah.

Bahaya Syrik
Firman Allah:
“Maka apakah orang kafir (musyrik) menyangka bahawa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka jahanam tempat tinggal bagi orang-orang kafir(musyrik)” [Qs Al Kahfi:102]
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampunkan dosa syrik, dan Dia mengampuni dosa-dosa selain dari syrik itu bagi siapa yang dikehendakiNya. BArangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya” [Qs At Taubah:113]
Sabda Rasulullah:
“Sesuatu yang paling aku takutkan menimpa kamu sekalian ialah syrik yang paling kecil. Ketika Nabi SAW ditanya:’Apa syrik kecil itu?’,Nabi SAW bersabda:”Ri’yak”
Imam Muslim meriwayatkan, yang datangnya dari Nabi SAW baginda bersabda:”Barangsiapa yang menjumpai Allah (meninggal dunia) dalam keadaan tidak mempersekutukanNya dengan sesuatu apapun, dimasuk syurga dan barangsiapa menjumpai Allah keadaan mempersekutukanNya dengan sesuatu, dia masuk neraka”
C.    MUNAFIK
Pengertian Munafik
Munafik adalah orang yang termasuk golongan orang yang tidak mendapat hidayah atau petunjuk dari Allah, sehingga jalan hidupnya yang ditempuhi tidaklah mengandungi nilai-nilai ibadah dan segala amal yang dikerjakan tidak mencari keredhaan Allah.
Orang munafik adalah orang yang bermuka dua, mengaku beriman padahal hatinya ingkar. Perbuatan orang munafik disebut Nifaq. Mereka ini hanya pada mulutnya saja, kemudian dalam perbuatannya sehari-hari tampak baik, tapi hanya tipu belaka saja.
Artinya segala amal perbuatan yang dikerjakan itu bukan ditegakkan di atas dasar keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah, akan tetapi hanya didasarkan pada perasaan dan hawa nafsunya semata-mata untuk mencari muka, penampilan, mengambil hati dalam masyarakat dan pandangan orang belaka. Segala perbuatan baiknya itu hanya dijadikan tempat berlindung untuk menutupi segala keburukan I’tikad dan niatnya.

Tanda-tanda munafik.
1.      Ingin menipu daya Allah.
Firman Allah: “Dan diantara manusia ada yang mengatakan,’aku beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian,’padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang yang beriman.Mereka itu hendak menipu Allah berserta orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri,sedang mereka tidak sedar” [Qs Al Baqarah: 8-9]
2.      Lebih suka memilih orang kafir sebagai pepimpinnya.
Firman Allah maksudnya:
“…..(iaitu) orang yang mengambil orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan disisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah” [Qs An Nisa’ :139]
3.      Tidak ingin diajak berhukum dengan hukum Allah dan RasulNya.
Firman Allah:
“Apabila dikatakan kepada mereka (org munafik):”Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul,” niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia ) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu” [Qs An Nisa:61]
4.      Malas menegakkan solat, tapi kalau solat suka menunjuk-nunjuk (riyak)
Firman Allah: “Dan bila mereka berdiri untuk melaksanakan solat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riyak dihadapan manusia. Dan tidaklah mereka itu menyebut asma Allah, kecuali sedikit sekali [Qs An Nisa:142]
5.      Berdusta apanbila berkata, menyalahi janji dan khinat (pecah amanah)
“Tanda-tanda orang munafik itu ada 3 macam, apabila berkata suka berdusta,apabila berjanji selalu menyalahi dan apabila diberi kepercayaan (amanah) suka khinat”
[Hr muslim dan bukhari]
Pengaruh munafik bagi kehidupan bermasyarakat.
Dalam sejarah telah banyak membuktikan bahawa umat Islam zaman dulu sering diperdaya oleh orang munafik dan hal itu akan berterus sampai zaman sekarang bahkan zaman yang akan datang dari generasi ke generasi. Oleh kerana itu kita umat Islam dimana saja berada hendaknya berhati-hati terhadap orang munafik yang berhasrat mematahkan semangat juang kita umat Islam, memporak-perandakan kekuatan Islam, memadamkan cahaya Allah ditengah-tengah orang Islam dan selalu kerosakan dan kekacauan dimana-mana.

“Mereka (orang munafik) hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan) mereka. Dan Allah telah menyempurkan cahayaNya, meskipun orang kafir membenci.” [Qs Asy-Shaf;8]

D.    KAFIR
Pengertian Kafir
Kafir bermakna orang yang ingkar,yang tidak beriman (tidak percaya) atau tidak beragama Islam. Dengan kata lain orang kafir adalah orang yang tidak mahu memperhatikan serta menolak terhadap segala hukum Allah atau hukum Islam disampaikan melalui para Rasul (Muhammad SAW) atau para penyampai dakwah/risalah. Perbuatan yang semacam ini disebut dengan kufur.

Kufur pula bermaksud menutupi dan menyamarkan sesuatu perkara. Sedangkan menurut istilah ialah menolak terhadap sesuatu perkara yang telah diperjelaskan adanya perkara yang tersebut dalam Al Quran. Penolakan tersebut baik langsung terhadap kitabnya ataupun menolak terhadap rasul sebagai pembawanya.

‘Sesungguhnya orang kafir kepada Allah dan RasulNya, dan bermaksud memperbezakan antara Allah dan RasulNya seraya (sambil) mengatakan:’Kami beriman kepada yang sebahagian (dari Rasul itu / ayat Al Quran) dan kami kafir (ingkar) terhadap sebahagian yang lain. Serta bermaksud (dengan perkataanya itu) mengambil jalan lain diantara yang demikian itu (iman dan kafir). Merekalah orang kafir yang sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk mereka itu seksaan yang menghinakan” [Qs An Nisa, 150-151]

Pembahagian Kafir.
v  Kafir yang sama sekali tidak percaya akan adanya Allah, baik dari segi zahir dan batin seperti Raja Namrud dan Firaun.
v  Kafir jumud (ertinya membantah). Orang kafir jumud ini pada hatinya (pemikirannya) mengakui akan adanya Allah TAPI tidak mengakui dengan lisannya, seperti Iblis dan sebagainya.
v  Kafir ‘Inad .Orang kafir ‘Inad ini, adalah mereka pada hati (pemikiran) dan lisannya (sebutannya) mengakui terhadap kebenaran Allah, TAPI tidak mahu mengamalkannya , mengikuti atau mengerjakannya seperti Abu Talib.
v  Kafir Nifaq yaitu orang yang munafik. Yang mengakui diluarnya,pada lisannya saja terhadap adanya Allah dan Hukum Allah, bahkan suka mengerjakannya Perintah Allah, TAPI hatinya (pemikirannya) atau batinnya TIDAK mempercayainya.

Tanda Orang Kafir.
v  Suka pecah belahkan antara perintah dan larangan Allah dengan RasulNya.
v  Kafir (ingkar) perintah dan larangan Allah dan RasulNya.
v  Iman kepada sebahagian perintah dan larangan Allah (dari Ayat Al Quran),tapi menolak sebahagian daripadanya.
v  Suka berperang dijalan Syaitan (Thoghut).
v  Mengatakan Nabi Isa AL Masihi adalah anak Tuhan.
v  Agama menjadi bahan senda gurau atau permainan .
v  Lebih suka kehidupan duniawi sehingga aktiviti yang dikerjakan hanya mengikut hawa nafsu mereka, tanpa menghiraukan hukum Allah yang telah diturunkan.
v  Mengingkari adanya hari Akhirat, hari pembalasan dan syurga dan neraka.
v  Menghalangi manusia ke jalan Allah.

Hubungan Orang Kafir.
Berhubungan Muslim dengan Orang kafir adalah tidak dilarang, dicegah bahkan dibolehkan oleh Islam, KECUALI adanya perhubungan (bertujuan) yang memusuhi Allah dan RasulNya (Hukum Allah), termasuk merosakkan aqidah Islam.

E.     MURTAD
Perertian Murtad
Ialah orang Islam yang keluar dari Islam yakni mengingkari semua ajaran Islam, baik dari segi Keyakinan, ucapan dan/atau perbuatannya Semua amalan orang murtad akan dimusnahkan dan tidak nilai pada hari akhirat nanti. Apabila ia tidak segera kembali kepada Islam serta bertaubat bersungguh-sungguh.
F.     NAMIMAH
Pengertian An-Namimah (menebar fitnah)
Namimah adalah menukilkan perkataan dua orang yang bertujuan untuk berbuat kerusakan, menimbulkan permusuhan dan kebencian kepada sesama mereka, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: "Dan janganlah kamu mentaati setiap penyumpah yang hina, yang banyak mencela dan kian kemari menebar fitnah". (QS. al-Qalam: 10-11)
Contoh dari Namimah ini: ketika si A berkata kepada si B tentang si C; bahwa si C itu orangnya tamak, rakus, lalu si B tanpa tabayyun (klarifikasi) menyampaikan kepada si C perkataan si A dengan tujuan agar si C marah dan benci kepada si A, sehingga dengan demikian si B dapat dikatakan sebagai orang yang berbuat Fitnah (Namimah) yaitu sebagai penyebar fitnah.



BAB III
PENUTUP

Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan karena terbatasnya pengetahuan rujukan / referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Saya banyak berharap para pembaca yang budiman bisa memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah dikesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi saya pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.




SUMBER




Artikel Terkait
0 Comments
Tweets
Comments

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment