PROFIL DAN CIRI CANDI WRINGIN LAWANG

Posted by Ockym al ayuby on Saturday, 9 February 2013

Bangunan kuno wringin lawang ini sebenarnya bukan bangunan candi melainkan sebuah  gapura. Gapuran wringin lawang terletak di wilayah administrasi Dukuh Wringin Lawang, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan. Bangunan ini berada dipermukaan tanah pada ketinggian 36,42 M diatas permukaan laut, orientasi bangunan kearah Timur Barat dengan azimut 279°. Bangunan kuno ini dikenal sejak tahun 1815 dalam tulisan Raffles yang disebut dengan nama “Gapura Jati Pasar”. Pada tahun 1907 dalam tulisan Knebel gapuran ini dikenal dengan Gapura Wringin Lawang, dibuat dari bata, menurut cerita sesepuh yang tinggal di dekat lokasi gapura, bahwa sebutan wringin lawang diakitkan dengan adanya dua pohon beringin yang mengapit gapura tersebut.

Sebelum dipugar, bangunan ini dalam keadaan rusak dengan tinggi 15.50 M, kaki dan tubuh gapura masih berdiri, namun pada bangunan sisi utara sebagian tubuhnya dan puncak gapura telah runtuh dan hilang, yang tersisa tinggal 9 M, sedang bangunan sisi selatan kondisinya masih dalam keadaan relatif utuh, hanya bagian kemuncak saja yang hilang.

CIRI FISIK

Bentuk dasar denah Gapura Wringin Lawang adalah persegi empat, berukuran 13 x 11,50 M. kaki gfapura tingginya kurang lebih 4,70 M. struktur kaki dari bingkai bawah, badan, kaki dan bingkai atas. Susunan bingkai kaki gapura terdiri dari susunan pelipit-pelipit rata atau datar, sedangkan badan kaki polos. Pada gapura tersebut lorong yang lebarnya 3,50 M, sedang disisi timur dan barat terdapat sisa-sisa anak tangga. Tampaknya anak tangga ini semula dibatasi oleh pipi tangga dan pada sisi sebelah utara dan selatan gapura terdapat sisa struktur bata yang mungkin merupakan bagian dari tembok keliling.

Tubuh gapura mempunyai tinggi 6,60 M, tubuh secara vertikal terbagi menjadi tiga yaitu bingkai bawah tubuh, bidang tubuh, dan bingkai atas tubuh. Bingkai bawah terdiri dari susunan pelipit-pelipit rata dan pelipit sisi genta, sedang bingkai atas tubuh menyambung dengan bingkai puncak gapura. Tinggi atap gapura 7,85 M, atap ini bentuknya bertingkat-tingkat dan pada masing-masing tingkatan terdapat hiasan berbentuk menara-menara kecil sedang pada ujung-ujung atap gapura dihiasi dengan antefik-antefik.
Artikel Terkait
10 Comments
Tweets
Comments

{ 10 comments... read them below or add one }

VENI MEGASARI said...

MAKASIH. postingan yang bgs.

Ockym al ayuby said...

terima kasih....

angga syahputra said...

mantaaaaaaaaaaaaaab!!!!!!!!!!!!

nopenk fu said...

izin copy bang!!!

atin latieva said...

hebat..........
dua jempol buat kamu.

Ockym al ayuby said...

terima kasih semuanya!
senang bisa membantu.

Ockym al ayuby said...

makasih makasih.

Ockym al ayuby said...

silahkan copy sepuasnya

Ockym al ayuby said...

OK OK OK

Ockym al ayuby said...

THANKS.

Post a Comment