MAKALAH BAHASA INDONESIA PENGGUNAAN BAHASA ASING TERHADAP JATI DIRI BAHASA INDONESIA DI KALANGAN ANAK MUDA

Posted by Rochim

OLEH : MAHMUD ISNAINI

Bahasa Indonesia
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Manusia merupakan makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial berinteraksi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam hidup berkehidupan. Tentunya berikteraksi memerlukan Bahasa untuk menyampaikan pesan dan pikiran kepada lawan bicara.
Di Indonesia terdapat banyak suku daerah sehingga beragam pula Bahasa yang dimiliki Indonesia. Dan tentunya dibutuhkan Bahasa pemersatu dari ragamnya Bahasa ini, dan Indonesia menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional sekaligus Bahasa pemersatu. Sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 36 yaitu “Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia”. Selain itu kedudukan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional diikrarkan pada 28 Oktober 1928 yaitu di hari “Sumpah Pemuda” yang memiliki fungsi-fungsi sebagai: lambang identitas nasional, lambang kebanggaan kebangsaan, alat komunikasi serta alat pemersatu bangsa yang berbeda suku; agama; ras; adat istiadat dan budaya.
Namun, terlihat fenomena bahasa Indonesia di kalangan masyarakat semakin luntur seiring perkembangan zaman terutama pada kalangan muda. Lunturnya Bahasa Indonesia ini diakibatkan pembiasaan sejak kecil menggunakan Bahasa asing, sehingga terkadang mereka awam akan Bahasa nasional ini.  Melihat fenomena terjadi menjadikan saya termotivasi untuk membahas permasalahan tersebut.
Dari latar belakang di atas, peneliti tertarik memaparkan “Penggunaan Bahasa Asing Terhadap Jati Diri Bahasa Indonesia di Kalangan Anak Muda” sehingga harapan saya dengan adanya makalah ini pembaca khususnya kalangan muda mampu mempertahankan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional sesuai dengan amanat UUD 1945. 

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini sebagai berikut :
1) Bagaimana sejarah perkembangan Bahasa Indonesia?
2) Bagaimana peran Bahasa Indonesia bagi Negara Republik Indonesia dalam UUD 1945?
3) Bagaimana fenomena penggunaan Bahasa asing di masyarakat Indonesia sekarang ?
4) Bagaimana dampak penggunaan Bahasa asing terhadap jati diri Bahasa Indonesia ?
5) Bagaimana upaya kalangan muda untuk mencintai Bahasa Indonesia ?

1.3 Tujuan Makalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dalam makalah ini sebagai berikut :
1) Memaparkan peran Bahasa Indonesia bagi Negara Republik Indonesia dalam UUD 1945
2) Memaparkan fenomena penggunaan Bahasa asing di masyarakat Indonesia sekarang
3) Memaparkan dampak penggunaan bahsa asing terhadad jati diri Bahasa Indonesia
4) Memaparkan upaya kalangan muda untuk mencintai Bahasa Indonesia

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia yang kini dipakai bangsa Indonesia sebagai Bahasa resmi di Negara ini dan Bahasa perhubungan pergaulan setiap hari berasal dari bahsa Melayu. Peresmian Bahasa Nasional ini terjadi pada tanggal 28 Oktober tahun 1928. Bangsa Indonesia lebih meraa terikat dalam satu ikatan karena merasa : Satu Tanah Air, Satu Bangsa dan Satu Bahasa.
Sebagai suatu bangsa yang hidup di tengah-tengah peraturan politik dan kebudayaan dunia, bangsa Indonesia menerima pengaruh-pengaruh yang dating dari luar. Demikian juga berlaku dalam segi bahsa. Kata-kata asing masuk ke dalam Bahasa Indonesia seperti Bahasa Sangsakerta, Bahasa Arab, Bahasa Portugis, Bahasa Tionghoa, Bahasa Belanda, Bahasa Inggris, dan lain sebagainya.
Berikut akan dipaparkan kedudukan, fungsi serta pertumbuhan Bahasa Indonesia yang penulis kutip pada majalah Medan Bahasa (2007) disampaikan oleh pihak kementerian :
a. Bahasa Indonesia ialah Bahasa resmi Negara Republik Indonesia dan bahsa kesatuan untuk segenap golongan dan semua lapisan masyarakat Indonesia seluruhnya.
b. Bahasa Indonesia ialah bahasa pengantar pada semua macam sekolah serta Bahasa penghubung antara setiap orang bangsa Indonesia dengan yang lain.
c. Bahasa Indonesia ialah satu-satunya bahasa kebudayaan bangsa Indonesia dalam arti seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya sehingga setiap pendapat dapat dirumuskan dan setiap perasaan dapat dilukiskan dalam Bahasa itu.
d. Bahasa Indonesia kini sedang tumbuh dan dalam tumbuhnya menerima semua anasir yang berasal dari Bahasa asing yang memang dapat memperbaiki serta memperkaya pembendaharaan kata-katanya, sedang corak dan bentuknya akhirnya ditetapkan oleh masyarakat Indonesia.
Dari pemaparan diatas jelaslah bahwa Bahasa Indonesia ini bukan hanya Bahasa resmi namun juga merupakan Bahasa kesatuan, Bahasa penghubung, Bahasa pergaulan dan Bahasa pengantar di sekolah-sekolah dari tingkat Taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Bahasa Indonesia merupakan Bahasa kebudayaan bangsa dalam arti yang seluas-luasnya.
Slametmulya (1981 : 15)mengemukakan empat faktor menjadi penyebab diangkatnya Bahasa melayu menjadi Bahasa kesatuan, yaitu :
a. Sejarah telah membantu penyebaran bahsa Melayu. Bahasa Melayu merupakan lingua-franca di Indonesia, Bahasa perhubungan/perdagangan. Dengan bantuan para pedagang, bahsa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Bahasa Melayu menjadi Bahasa penghubung antarindividu.
b. Bahasa Melayu mempunyai system yang sederhana, ditinjau dari segi fonologi, morfologi, dan sintaksis. Karena sistemnya yang sederhana itu, Bahasa Melayu itu mudah dipelajari.
c. Faktor psikologi, yaitu ada keikhlasan mengabaikan semangat dan rasa kesukuan karena sadar akan perlunya kesatuan dan persatuan.
d. Kesanggupan Bahasa itu sendiri juga menjadi sakah satu faktor penentu. Jika Bahasa itu tak mempunyai kesanggupan untuk dapat dipakai menjadi bahsa kebudayaan dalam arti yang luas, tentulah Bahasa itu akan tidak dapat berkembang menjadi Bahasa yang sempurna. Kenyataannya hingga sekarang Bahasa Indonesia merupakan Bahasa yang dapat dipakai untuk merumuskan pendapat secara tepat dan mengutarakan perasaan secara jelas.
Sebelum perang dunia kedua, bahsa Indonesia tidak dihargai dengan sepantasnyawalaupun dunia pergerakan politik semakin banyak memakai Bahasa Indonesia. Dunia ilmu pengetahuan dan dunia pendidikan belum menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik. Kalau ingin memperbaiki nasib, maka bukan menggunakan Bahasa Indonesia melainkan Bahasa belanda. Kemudian setelah Indonesia merdeka, Bahasa Indonesia lebih berkembang lagi dengan baik dan meluas. Bangsa Indonesia mulai sadar, tanpa Bahasa Indonesia bangsa ini tidak akan memperoleh kemajuan. Sehingga minat bangsa Indonesia untuk mempelajari Bahasa Indonesia semakin meningkat.  Akibatnya, Bahasa Indonesia mengalami kemajuan yang pesat.

2.2  Peran Bahasa Indonesia bagi Negara Republik Indonesia dalam UUD 1945
Secara politis Bahasa Indonesia lahir melalui sebuah sumpah yang diikrarkan pada Kongres Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, yang terkenal dengan nama Sumpah Pemuda. Sumpah Pemudalah yang menjadi tonggak sejarah pertumbuhan dan perkembangan Bahasa Indonesia pada masa-masa berikutnya.
Bahasa Indonesia memiliki peran penting bagi Negara Republik Indonesia, yakni sebagai Bahasa nasional dan Bahasa negara.
a. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional
Selain karena tertuangnya dalam ikrar sumpah pemuda, alasan menjadikan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional adalah karena Bahasa Indonesia masih digunakan hingga sekarang. Berbeda dengan negara-negara lain yang harus menggunakan Bahasa negara persemakmurannya. Seperti misalnya Malaysia, India dan lainnya yang harus bisa menggunakan Bahasa Inggris. Kemudian Bahasa Indonesia juga digunakan dalam berbagai macam media komunikasi. Misalahnya koran, buku, televisi radio, serta pada kegiatan belajar-mengajar. Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional adalah
1. Sebagai lambang identitas kebangsaan : Bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai luhur yang mendasari perilaku bangsa Indonesia.
2. Sebagai lambang identitas nasional : Bahasa Indonesia mewakili jatidiri bangsa Indonesia.
3. Sebagai alat komunikasi dan perhubungan nasional : masyarakat Indonesia ini terdiri dari berbagai suku dengan Bahasa yang berbeda-beda, maka akan sangat sulit berkomunikasi kecuali ada satu Bahasa pokok yang digunkan. Maka dari itu digunakanlah Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan perhubungan nasional.
4. Sebagai alat pemersatu bangsa : mengacu pada keragaman yang ada pada Indonesia dari suku, ras, dan budaya, Bahasa Indonesia dijadikan sebagai media yang dapat membuat kesemua elemen masyrakat yang beragam tersebut kedalam sebuah persatuan.
b.    Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara
Pembuktian dari peran Bahasa Indonesia ini adalah digunakannya Bahasa Indonesia dalam naskah Proklamasi RI tahun 1945. Sejak saaat itulah penggunaan Bahasa Indonesia berlanjut hingga sekarang, yang biasanya digunakan dalam upacara dan kegiatan ketatanegaraan baik secara lisan maupun tulisan. Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa negara sebagai berikut :
1. Sebagai bahasa resmi kenegaraan : digunakan dalam kegiatan negara (formal).
2. Sebagai alat pengantar dalam dunia pendidikan : materi-materi yang disampaikan guru pada muridnya  haruslah menggunakan Bahasa Indonesia baik itu pada tingkat taman kanak-kanak maupun perguruan tinggi. Cara ini akan sangat membantu dalam meningkatkan perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi.
3. Sebagai penghubung pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah : digunakan dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Tujuannya agar isi yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh masyarakat.
4. Sebagai pengembangan kebudayaan nasional,ilmu dan teknologi : penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi baik melalui buku-buku pelajaran, buku-buku popular, majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lainnya menggunakan Bahasa Indonesia. Karena sangatlah tidak mungkin bila suatu buku yang menjelaskan tentang suatu kebudayaan daerah, ditulis dengan keseluruhannya menggunakan bahasa daerah itu sendiri, dan pastinya menyebabkan orang lain tidak mengerti sehingga tidak sampailah tujuan dari penulisan buku tersebut.

2.3  Fenomena Penggunaan Bahasa Asing Di kalangan muda Indonesia Sekarang
Bangsa Indonesia, sebagai pemakai Bahasa Indonesia, seharusnya bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat komonikasi. Dengan Bahasa Indonesia, mereka bias menyampaikan perasaan dan pikirannya dengan sempurna dan lengkao kepada orang lain. Mereka semestinya bangga memiliki Bahasa yang sedemikian itu. Namun, sebagai kenyataan yang terjadi, tidaklah demikian. Rasa bangga berbahasa Indonesia tidak lagi tertanam dalam setiap orang Indonesia. Rasa mengahargai bahsa asing masih terus menampak pada sebagian besar bangsa Indonesia. Mereka menganggap bahwa Bahasa asing lebih tinggi derajatnya daripada Bahasa Indonesia. Bahkan, meeka seolah tidak tahu perkembangan Bahasa Indonesia.
Fenomena terkait Bahasa asing yang terjadi di kalangan muda Indonesia saat ini antara lain sebagai berikut.
a. Kalangan muda Indonesia saat ini memperlihatkan dengan bangga kemahiran menggunakan Bahasa asing misalnya Bahasa inggris, walaupun mereka tidak menguasai Bahasa Indonesia dengan baik.
b. Kalangan muda Indonesia saat ini merasa malu apabila tidak menguasai Bahasa asing tetapi tidak pernah merasa malu dan kurang apabila tidak menguasai Bahasa Indonesia.
c. Kalangan muda Indonesia saat ini menganggap remeh Bahasa Indonesia dan tidak mau mempelajarinya karena merasa dirinya telah menguasai Bahasa Indonesia dengan baik.
d. Kalangan muda Indonesia saat ini merasa dirinya lebih pandai daripada yang lain karena menguasai Bahasa asing dengan fasih, walaupun pengusaan Bahasa indonesianya kurang sempurna.
e. Pelajar Indonesia saat ini ketika ujian bisa di pastikan nilai mata pelajaran Bahasa asingnya jauh lebih baik dari Bahasa Indonesia.
Kenyataan-kenyataan tersebut merupakan sikap pemakai Bahasa Indonesia yang buruk. Hal itu akan berdampak negatif pula pada perkembangan Bahasa Indonesia. Sebagian pemakai Bahasa Indonesia menjadi pesimis, menganggap rendah, dan  tidak percaya kemampuan Bahasa Indonesia dalam mengungkapkan pikiran dan perasaannya dengan lengkap, jelas, dan sempurna. Akibay lanjut yang timbul dari kenyataan-kenyataan tersebut antara lain sebagai berikut.
a. Kalangan muda Indonesia lebih suka menggunakan kata-kata, istilah-istilah, dan ungkapan-ungkapan asing, padahal kata-kata, istilah-istilah, dan ungkapan-ungkapan itu sudah ada padanannyadalam Bahasa Indonesia. Misalnya, page, backround, reality, alternative, airport, masing-masing untuk ‘halaman’, ‘latar belakang’, ‘kenyataan’, ‘kemungkinn atau pilihan’, dan ‘lapangan terbang’ atau ‘bandara’.
b. Kalangan muda Indonesia menghargai Bahasa asing secara berlebihan sehingga ditemukan kata dan istilah asing yang “amat asing”. Hal ini terjadi karena salah pengertian dalam menerapkan kata-kata asing tersebut, misalnya rokh, insyaf, fihak, fatsal, syarat (muatan), syah (dianggap). Padahal kata-kata itu cukup diucapkan dan ditulis roh, insaf, pihak, pasal, sarat, dan sah.
c. Kalangan muda Indonesia belajar dan menguasai Bahasa asing dengan baik tetapi menguasai Bahasa Indonesia apa adanya. Terkait dengan itu, banyak orang Indonesia yang mempunyai bermacam-macam kamus Bahasa asing tetapi tidak mempunyai satu pun kamus Bahasa Indonesia. Seolah-olah seluruh kosakata Bahasa Indonesia telah dikuasainya dengan baik.
Kenyataan-kenyataan dan akibat-akibat tersebut bila tidak diperbaiki akan berakibat perkembangan Bahasa Indonesia terhambat. Sebagai kalangan muda yang baik, sepantasnya kita mencintai dan menjaga Bahasa Indonesia ini. Bahasa Indonesia harus dibina dan dikembangkan karena Bahasa Indonesia merupakan jati diri dan identitas bangsa kita. Sebagai kalangan muda kita harus menumbuhkan rasa malu karena tidak mempergunakan budaya sendiri yakni Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

2.4  Dampak Penggunaan Bahasa Asing Terhadap Jati Diri Bahasa Indonesia
Bahasa bila dianggap sebagai entitas organik seperti manusia, anggapan tentang keorganikan Bahasa itu sendiri memang telah lama menjadi perdebatan linguis. Bahasa dapat mati karena tekanan-tekanan bahsa lain yang hidup bersamanya atau mungkin Bahasa lain yang hidup membawahinya. Kelebihan dalam peran dan fungsi akan menentukan apakah Bahasa lain masih diperkenankan ikut bergerak dan bergeliat atau malahan ditutup kesempatannya dan dihilangkan sama sekali peran dan fungsinya oleh bahasa yang lebih kuat.
Bahasa Indonesia saat ini sedang bersaing bersama Bahasa asing untuk memperebutkan posisi terkuat di bangsanya sendiri yakni Indonesia. Namun, Bahasa Indonesia terlihat jarang digunakan bahkan cenderung diabaikan oleh pemiliknya. Sehingga terlihat jelas Bahasa Indonesia memiliki peran dan fungsi yang lemah di dalam masyarakat. Sebagian besar dari masyarakat mengeluh akan eksistensi Bahasa Indonesia itu sendiri dan kubur kematiannya saat ini.
Pengaruhi Bahasa asing terhadap Bahasa Indonesia tidak hanya meliputi pemungutan kata-kata, tetapi juga meliputi struktur baik struktur morfologi ataupun sintaktis. Dari dahulu, sejak berabad-abad yang lalu, pengaruh bahsa asing telah masuk ke dalam Bahasa Melayu yang menjadi dasar dari Bahasa Indonesia itu sendiri berupa pengambilan kata-kata dari Bahasa Sangskerta seperti : Naraka, puasa, pahala, agama, dewasa, dewa-dewi, durhaka, berkala, berita, ganda, ganja, manusia, mangasa, mutiara, mesra, nyala, nama, guru, ketika, usaha, utama. Setelah masuknya agama islam masuk pula pengaruh dari Bahasa Arab ke dalam Bahasa Melayu/Indonesia. Kata-kata seperti : abad, ajal, apal, awal, badan, berkat, biadab, hadir, paham, hajad, jawab, jahil, khotbah, ikhtiar, wajib, kabar, khidmat, ibarat, wafat, semua itu diambil dari Bahasa Arab. Pengaruh yang sintaksis boleh dikatakan hamper tak ada. Kalimat-kalimat Bahasa Indonesia dalam beberapa buku terjemahan Al-Qur’an terasa dipengaruhi oleh struktur Bahasa Arab, namun kebiasaan berbahasa seperti itu tidak lazim dalam masyarakat.
Yang paling besar pengaruhnya dalam Bahasa Indonesia ialah Bahasa Belanda, pengaruh itu tidak sajameliputi pemungutan kata-kata, tetapi juga meliputi bentukan kata dan truktur kalimat. Hal yang mudah dipahami apabila kita ingat, bahwa penjajahan bangsa belanda berlangsung lama sekali dan kebanyakan kaum intelek kita yang setelah kemerdekaan Indonesia langsung menduduki jabatan-jabatan penting dalam pemerintahan Negara Republik Indonesia adalah orang-orang yang dihasilkan oleh sekolah-sekolah Belanda. Sebagian besar dari mereka itu pada mulanya kurang menguasai Bahasa Indonesia, Bahasa yang setelah Indonesia merdeka serta-merta menjadi Bahasa resmi dan Bahasa negara, sehingga tidaklah mengherankan apabila Bahasa yang mereka pakai adalah Bahasa Indonesia yang banyak dipengaruhi oleh Bahasa Belanda.
Pada akhir-akhir ini, pengaruh Bahasa Inggris sangat besar. Banyak sekali kata-kata  Inggris dipakai di samping kata-kata Indonesia yang arti dengan kata-kata itu. Kadang-kadang malah sering kita melihat bahwa pemuda Indonesia seolah-olah keranjingan mempergunakan kata asing lebih-lebih dalam berpidato.
Kata-kata asing dari Bahasa Belanda, Inggris , atau kata yang bersifat internasional biasanya sangat diperlukan dalam Bahasa ilmiah. Sering kita mengalami kesukaran untuk menerjemahkan kata-kata itu. Jalan yang biasanya ditempuh apabila sukar memungut kata itu dan menuliskannya menurut ejaan Bahasa Indonesia, dengan perkataan lain kata itu diindonesiakan.
Pemuda-pemuda zaman sekarang merasa akan lebih dari pemuda lainnya apabila berbicara menggunakan Bahasa asing. Mereka beranggapan jika menggunakan Bahasa Indonesia akan terkesan biasa saja sehingga mendewakan Bahasa asing sebagai Bahasa keseharian mereka. Sebenarnya, faktor yang menyebabkan ini bukanlah semata-mata dari pemuda itu sendiri melainkan tuntutan pendidikan mereka untuk membiasakan diri berbicara menggunakan Bahasa asing saat di dalam forum sehingga terbawalah hingga keseharian dan dilingkungan mereka menggukan Bahasa asing tersebut.
Disisi lain tuntutan teknologi juga menjadikan mereka terbawa akan Bahasa asing ini. Mereka sering bergelut dengan teknologi, dan Bahasa yang digunakan teknologi itu sendiri secara umumnya menggunakan Bahasa asing.  

2.5 Upaya Kalangan Muda Untuk Mencintai Bahasa Indonesia
Dalam era globalisasi ini, jati diri Bahasa Indonesia perlu dibina dan dimasyarakatkan oleh setiap warga negara Indonesia. Hal ini diperlukan agar bangsa Indonesia tidak terbawa arus oleh pengaruh dan budaya asing yang jelas-jelas tidak sesuai dan bahkan tidak cocok dengan Bahasa dan budaya Indonesia. Pengaruh alat komunikasi yang begitu canggih harus dihadapi dengan mempertahankan jati diri bangsa Indonesia, termasuk jati diri Bahasa Indonesia. Sudah barang tentu, hal ini semua menyangkut tentang kedisiplinan berbahasa nasional, yaitu pematuhan aturan-aturan yang berlaku dalam Bahasa Indonesia dengan memerhatikan situasi dan kondisi pemakaiannya. Dengan kata lain, pemakaian Bahasa Indonesia yang berdisiplin adalah pemakaian Bahasa Indonesia yang patuh terhadap semua kaidah atau aturan pemakaian Bahasa Indonesia yang sesuai dengan situasi dan kondisinya.
Sebagai kalangan muda haruslah menumbuhkan dan membina sikap positif terhadap Bahasa Indonesia itu sendiri. Untuk menyatakan sikap positif ini dapat dilakukan dengan (1) sikap kesetiaan berbahasa Indonesia dan (2) sikap kebanggaan berbahasa Indonesia. Sikap kesetiaan berbahasa Indonesia terungkap jika mereka lebih suka memakai Bahasa Indonesia daripada Bahasa asing dan bersedia menjaga agar pengaruh asing tidak terlalu berlebihan. Sikap kebanggaan berbahasa Indonesia terungkap melalui kesadaran bahwa Bahasa Indonesia pun mampu mengungkapkan konsep yang rumit secara cermat dan dapat mengungkapkan isi hati yang sehalus-halusnya. Yang perlu dipahami adalah sikap positif terhadap Bahasa Indonesia ini tidak berarti sikap berbahasa yang tertutup dan kaku. Bangsa Indonesia tidak mungkin menuntut kemurnian Bahasa Indonesia dan menutup diri dari saling pengaruh dengan Bahasa asing. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus bisa membedakan mana pengaruh positif dan mana pengaruh negative terhadap perkembangan Bahasa Indonesia. Sikap posited seperti inilah yang bisa menanamkan percaya diri kalangan muda bahwa Bahasa Indonesia itu tidak ada bedanya dengan Bahasa asing lain. Masing-masing Bahasa mempunyai kekurangan dan kelebihan. Dengan sikap postif yang diberikan oleh kalangan remaja ini tentunya akan membantu bangsa Indonesia dalam mempertahankan Bahasa Indonesia, sehingga Bahasa Indonesia itu sendiri mampu bertahan dari pengaruh negatif asing.
Era globalisasi merupakan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk dapat mempertahankan diri di tengah-tengah pergaulan antarabangas yang sangat rumit. Untuk itu, bangsa Indonesia harus menyiapkan diri dengan baik dan penuh perhitungan. Salah satu hal yang diperhatikan masalah jati diri bangsa yang diperlihatkan melalui jati diri Bahasa. Dan ini merupakan tugas utama dari kalangan muda bangsa Indonesia dikarenakan merekalah yang menjadi acuan pemimpin bangsa di masa depan. Bahasa Indonesia menjadi ciri budaya bangsa Indonesia yang dapat dianalan di tengah-tengah pergaulan antarbangsa pada era globalisasi uni. Bahkan Bahasa Indonesia pun saat ini menjadi bahan pembelajaran di negara-negara asing seperti Australia, Belanda, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Cina, dan Korea Selatan. Apakah ini tidak cukup untuk menjadi dasar kebanggaan kita sebagai kalangan muda bangsa Indonesia?

BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Dewasa ini Bahasa Indonesia jauh dari apresiasi prasaan bangga dari pemiliknya. Sehingga sangat diperlukan bantuan dari kalangan muda untuk membina dan menunbuhkan kecintaan terhadap Bahasa Indonesia. Tentunya ini bertujuan agar Bahasa Indonesia yang merupakan Bahasa nasional tidaklah punah di tempat tinggalnya sendiri. Kalangan muda harus mampu memfilter pengaruh asing masuk, sehingga tidak merusak hingga melunturkan Bahasa Indonesia yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

3.2 Saran
Pengaruh asing memang tidak bisa dihindari, namun sebagai generasi muda diharapkan mampu memfilter pengaruh yang mana yang pantas untuk di terima. Mencintai dan membuadayakan Bahasa Indonesia dalam berkomunikasi menjadikan Bahasa Indonesia  semakin kuat mempertahankan dirinya. Kemudian kalangan muda juga seharusnya bangga akan Bahasa nasionalnya sendiri.
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis berharap kepada penulis selanjutnya untuk lebih focus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber-sumber yang lebih banyak dan dapat di pertanggungjawabkan. 


DAFTAR PUSTAKA

Rahardi Kunjana. 2006. Bahasa Kaya Bahasa Berwibawa. Jogjakarta : Andi
Offset.
Badudu JS. 1981. Pelik-pelik Bahasa Indonesia. Bandung : Pustaka Prima.
Muslich Masnur. 2012. Bahasa Indonesia Pada Era Globalisasi. Malang : Bumi
Aksara
Dardjowidjojo soenjono. 1995. Dari Sumpah Pemuda ke Pesta Emas Kemerdekaan 1928-1995. Bandung : ITB Bandung.
http://www.kompasiana.com/nunungsuryani/pengaruh-globalisasi-terhadap-eksistensi-bahasa-indonesia_5517fedba333115307b661fc (diakses 28 November
2016)
https://www.academia.edu/5053441/PENGARUH_BAHASA_ASING_DALAM_PERKEMBANGAN_BAHASA_INDONESIA_2_Votes_I._PENDAHULUAN
(diakses 28 November 2016)
More aboutMAKALAH BAHASA INDONESIA PENGGUNAAN BAHASA ASING TERHADAP JATI DIRI BAHASA INDONESIA DI KALANGAN ANAK MUDA

MAKALAH DAMPAK ROKOK BAGI KUALITAS BELAJAR REMAJA

Posted by Rochim



OLEH : MAHMUD ISNAINI
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Rokok adalah silinder dari kertas yang berukuran panjang 70-120mm dengan diameter 10mm dan berisi daun-daun tembakau yang telah di cacah. Rokok di bakar pada salah satu ujungnya dan di biarkan membara agar dapat di hisap asapnya di ujung lainnya. Rokok biasanya di jual dengan bungkusan berbentuk kotak atau terbuat dari kertas agar mudah di masukkan ke dalam kantong.
Tak jarang kita temui saat ini, remaja di bawah umur dengan bebasnya merokok. Padahal status mereka sebagai seorang pelajar. Dan pelajar yang merokok memiliki dua dampak. Yaitu dampak negatif dan dampak positif. Dimana dampak dari remaja yang merokok ini sangat berkaitan denga kualitas belajar mereka.
Dampak negatif dari remaja yang merokok ini yaitu seperti kita ketahui bahwa banyak zat kimia berbahaya yang terkandung dalam rokok yang mana dapat menjadikan remaja kecanduan dengan rokok,membuat penampilan fisik remaja perokok tidak terurus seperti kulit muka kering dan mata merah menjadikan remaja tidak percaya diri untuk belajar, menjadikan remaja bolos sekolah, menjadikan remaja mudah terjangkit penyakit dan lain sebagainya. Dan dampak-dampak tersebut menurunkan kualitas belajar remaja.
Tapi, tak hanya dampak negatif yang di timbulakan oleh remaja yang merokok. Karena juga terdapat dampak positif dari remaja yang merokok yang mempengaruhi kualitas belajar mereka. Contohnya seperti menjadikan remaja lebih keren dengan merokok hingga menumbuhkan semangat dalam belajar, menjadikan remaja konsentrasi dalam belajar, memberikan inspirasi baru ketika remaja belajar sambil merokok, menjadikan remaja yang merokok lebih mudah dalam berinteraksi, dan lain sebagainya. Dari dampak-dampak di atas merokok sangat besar pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas mereka dalam proses belajar. Belajar di sini bukan hanya pembelajaran formal yang di berikan guru di sekolah kepada siswa. Tapi, belajar di sini yaitu seluruh proses dalam meningkatkan kemampuan maupun potensi-potensi yang di miliki baik itu bersifat akademik ataupun non-akademik.
Dari latar belakang di atas, penulis tertarik memaparkan dampak rokok bagi kualitas belajar remaja. Agar pembaca dapat mengantisipasi dampak negatif merokok bagi kualitas belajar remaja dan dapat menggunakan rokok pada ranah positif dalam mengembangkan kualitas belajar remaja.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah pada makalah ini sebagai berikut.
1) Apa pengertian rokok?
2) Bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi remaja merokok
3) Bagaimana dampak rokok bagi kualitas belajar pelajar?

1.3 Tujuan Makalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan makalah ini adalah sebagai berikut.
1) Menjelaskan Pengertian Rokok
2) Menjelaskan Faktor-faktor penyebab pelajar merokok
3) Menjelaskan dampak rokok bagi kwalitas belajar pelajar

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Rokok
Rokok secara umum adalah gulungan kertas berukuran panjang 70-120 mm dengan diameter 10 mm dan berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya yang dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dengan mudah dimasukkan kedalam kantong.
Rokok menurut Sunarno (2008: 45) termasuk narkoba jenis zat adiktif, karena seorang perokok biasanya ketagihan. Zat yang terkandung dalam rokok menyebabkan orang merasa ketagihan. Zat tersebut adalah nikotin. Orang yang merokok biasanya merasa nikmat dan nyaman serta dapat meningkatkan produktivitas. Namun jika mereka tidak merokok maka mereka akan merasa loyo, tidak produktif, tidak berdaya, dan lemas.
Menurut Em Zul Fajri dan Ratu Aprilia Senja (2008: 714), rokok adalah gulungan tembakau yang dibakar dan dihisap asapnya.
Menurut Dody D. A. Armis Dally dkk (2010: 188), rokok adalah gulungan tembakau dengan kertas atau daun jagung.
Sedangkan merokok menurut Aiman Husaini (2006: 21) berarti membakar tembakau dan daun tar, serta menghisap asap yang dihasilkannya. Asap yang dihasilkan membawa bahaya dari sejumlah kandungan tembakau dan juga bahaya dari pembakaran yang dihasilkannya.
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah dari suku bangsa Indian di Amerika, untuk keprluan ritual seperti memuja dewa dan roh. Pada abad ke-16, ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjajah Eropa itu ikut-ikutan menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok itu muncul dari kalangan bangsawan Eropa. Tapi, berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang yang merokok hanya untuk kesenangan semata. Pada abad 17 para pedagang Spanyol mulai masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk Negara-negara Islam.

2.2 Faktor-Faktor Penyebab Remaja Merokok
Dewasa ini, tak jarang kita melihat remaja yang merokok baik itu di lingkungan luar sekolah maupun di lingkungan sekolah. Sehingga sering sekali terdengar orang tua pelajar mendapat panggilan dari sekolah dikarenakan anknya yang sering merokok di lingkungan sekolah. Berikut beberapa faktor pelajar merokok:
a) Faktor orang tua dan keluarga
Nyata sekali terlihat para remaja yang merokok, banyak sekali mereka menyebutkan alasan mereka merokok yakni karena mereka frustasi dengan keadaan keluarga mereka yang tidak harmonis. Sehingga saat mereka merokok kurang mendapat perhatian lebih atas perilaku negatif mereka ini. Tidak adanya teguran dari keluarga atas perilaku merokok ini, membuat mereka nyaman dengan kebiasaan ini.
b) Faktor Lingkungan
Selain orang tua dan keluarga, lingkungan juga merupakan tempat  bersosial. Yang mana lingkungan ini juga berpengaruh dalam pembentukan fikiran, sikap, perilaku, dan karakter. Apabila suatu lingkungan baik maka akan baik pula perkembangan remajanya. Begitu juga jika suatu lingkungan memiliki kebiasaan merokok, maka tak dapat dipungkiri para remaja di lingkungan tersebut berpotensi menjadi perokok juga.
c) Iklan Rokok
Iklan rokok memberi gambaran seakan-akan perokok adalah suatu lambang keglamoran seorang. Sehingga memicu para remaja untuk merokok.
d) Ingin Terlihat Dewasa
Masa muda adalah masa ketika seorang sampai pada tahap mencari jati diri. Pada masa ini biasanya remaja meniru tingkah laku orang dewasa. Tujuannya tak lain agar mereka juga terlihat dewasa. Ketika mereka melihat orang yang lebih dewasa dari mereka merokok, maka mereka juga akan merokok.
e) Dorongan Eksperimen
Sudah menjadi kebiasaan dalam perkembangan anak, mereka ingin mengetahui hal-hal baru dalam hidupnya. Begitu pula dengan merokok. Rasa ingin tahu yang tinggilah yang menyebabkan mereka merokok.
f) Banyaknya Beban Pikiran
Remaja sering kali merasakan jenuh, bosan, galau, putus asa dan lain sebagainya, sehingga membuat mereka merokok. Karena dengan merokok seluruh beban mereka akan hilang.

2.3 Dampak Rokok Bagi Kwalitas Belajar Remaja
Merokok bagi remaja  merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menghilangkan gangguan yang ada di pikirannya seperti; galau, tertekan, frustasi, jenuh, dan lain sebagainya. Dalam hal merokok ini, mengundang banyak kontroversi di kalangan remaja mulai dari dianggapnya remaja yang merokok merupakan remaja yang boros, egois, bahkan remaja yang nakal.
Merokok di kalangan remaja sebenarnya memiliki dua sisi yaitu sisi negatif dan sisi positif. Tergantung bagaimana cara kita memandangnya dan bagaimana niat remaja itu sendiri dalam merokok.
2.3.1 Dampak Negatif Rokok Bagi Kwalitas Belajar Remaja
a) Memberikan Efek Ketergantungan (Kecanduan)
Zat Nikotin yang terdapat pada rokok memberikan efek ketergantungan atau biasa kita sebut kecanduan. Remaja yang merokok akan terkena efek tersebut. Sehingga mengurangi waktu belajar remaja tersebut. Dengan merokok ini remaja tidak bisa belajar dengan optimal.
b) Menjadikan Remaja Bolos Sekolah
Remaja yang merokok terlebih, pelajar yang sudah kecanduan rokok akan sering meluangkan waktu sekolahnya untuk merokok. Karna rasa tidak nyaman yang dirasakan saat tidak merokok. Juga tidak mungkin remaja merokok dirumah yang tidak terlepas dari pengawasan orang tua. Oleh karenanya, remaja tersebut bolos sekolah hanya untuk merokok. Yang pada hakikatnya mereka akan tertinggal banyak pelajaran penting dari sekolah.
c) Sebagai Sumber Penyakit
Zat yang terkandung dalam rokok menimbulkan banyak sekali penyakit bagi pengosumsinya.
Nikotin
Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan pengisap asapnya mengalami tekanan darah tinggi, lemahnya sistem organ tubuh, kulit kurang darah dan oksigen, penyumbatan pembulu nadi, dan lain sebagainya.
Tar
Salah satu unsur dalam asap rokok adalah tar yang cepat menyebabkan gejala penyakit kanker karena terkandung bahan-bahan karnosigen, yaitu unsur kimia penyebab kanker.
Karbon Monoksida
Karbon Monoksida (CO) adalah gas beracun yang paling berbahaya.Karena mempunyai daya ikat yang kuat terhadap butir darah merah yang seharusnya membawa oksigen. Jadi, jika nikotin menyebabkan peningkatan kebutuhan akan oksigen, CO justru mengurangi pemasukan oksigen dalam darah. Keadaan ini menyebabkan perokok sering bernapas pendek dan kurang stamina. CO juga mempercepat penyempitan pembuluh darah terutama sekali pada jantung dan kaki.
Jika remaja terjangkit penyakit sebagaimana tertulis maka akan sangat mempengaruhi kualitas belajar remaja tersebut. Yaitu apabila mereka sakit, mereka tidak akan bisa mengikuti proses pembelajaran sebagaimana mestinya disekolah, juga perkembangan pengetahuan remaja tersebut akan terhambat karena mereka harus cuti dari sekolah untuk beberapa waktu.
2.3.2 Dampak Positif Rokok Bagi Kwalitas Belajar Remaja
Rokok tidak hanya meberikan dampak negatif bagi remaja, tapi juga memberikan   dampak positif bagi remaja.
a) Membuat Remaja Konsentrasi Dalam Belajar
Remaja kerap  merasakan jenuh, bosan, tertekan karena belajar terus-menerus. Hal ini membuat remaja tidak konsentrasi ketika belajar. Merokok dapat memberikan sugesti yang luar biasa dan berpengaruh baik bagi remaja. Karena dapat menghilangkan beban pikiran yang mereka rasakan. Dengan begitu mereka dapat belajar dengan konsentrasi dan optimal.
b) Memberikan Inspirasi Bagi Remaja
Remaja yang belajar sambil merokok, akan lebih banyak menemukan inspirasi baik berupa opini ataupun ide-ide sehingga membantu remaja dalam menyelesaikan tugas mereka. Dan inspirai yang di dapatkan remaja saat merokok dapat membantu dalam perkembangan proses belajar mereka.
c) Memudahkan Remaja Dalam Berinteraksi
Karena merokok, pelajar tentunya akan membawa rokok dan korek kemanapun mereka pergi. Saat ada orang lain membuituhkan korek, remaja yang merokok tentu akan menjadi pahlawan karena mereka membawa korek. Dari sini, remaja akan memiliki interaksi yang baik dengan orang lain dan merekajuga akan memiliki banyak teman.
BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Dari pembahasan di atas, penulis menyimpulkan bahwa;
a) Rokok adalah gulungan kertas berukuran panjang 70-120 mm dengan diameter 10 mm, berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah yang di produksi oleh PT (Perseroan Terbatas) dan didalamnya terdapat zat nikotin yang menyebabkan pengonsumsi mengalami ketergantungan (Kecanduan) Rokok dibakar pada salah satu ujungnya yang dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dengan mudah dimasukkan kedalam kantong.
b) Berikut beberapa faktor yang menyebabkan remaja merokok adalah;
- Faktor orang tua dan keluarga
- Faktor lingkungan
- Iklan rokok
- Ingin terlihat dewasa
- Dorongan eksperimen
- Banyaknya beban pikiran
c) Dampak rokok terhadap kualitas belajar remaja
Setiap sesuatu tentunya memiliki dua dampak, yaitu dampak negatif dan positif. Begitu pula dengan dampak rokok bagi kualitas belajar remaja.
1.Dampak Negatif
- Menjadikan remaja kecanduan rokok
- Menjadikan remaja bolos sekolah
- Menyebabkan remaja mudah terserang penyakit.

2. Dampak Positif
- Menjadikan remaja konsentrasi dalam belajar
- Memberikan inspirasi bagi remaja
- Memudahkan remaja dalam berinteraksi

3.2 Saran
Sebagai remaja kita harus pandai memilih teman bergaul. Karena teman akan mempengaruhi perilaku sampai karakter kita. Merokok boleh saja jika memberikan pengaruh positif seperti; membangun tingkat kreatifitas, memberikan semangat dan lain sebagainya. Asalkan rokok tidak memberikan pengaruh negatif seperti; mengganggu kenyamanan orang lain, menjadikan pribadi egois, boros, dan berbuat tindakan criminal lainnya.

DAFTAR PUSTAKA
- Ihsan, Syaikh. (2009). Kitab Kopi Dan Rokok, Yogyakarta: LKiS
- Jaya, Muhammad. (2009). Pembunuh Berbahaya Itu Bernama Rokok, Jakarta: Riz’ma
More aboutMAKALAH DAMPAK ROKOK BAGI KUALITAS BELAJAR REMAJA

MAKALAH BAHASA INDONESIA PENGARUH PROGRAM PKPBA TERHADAP KUALITAS BELAJAR MAHASANTRI

Posted by Rochim


OLEH : MAHMUD ISNAINI


BAB I
PEDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
1. Teori belajar Behaviorisme
Teori behavioristik adalah sebuah teori yang dicetuskan oleh Gage dan Berliner tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. Teori ini lalu berkembang menjadi aliran psikologi belajar yang berpengaruh terhadap arah pengembangan teori dan praktik pendidikan dan pembelajaran yang dikenal sebagai aliran behavioristik. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar.
Teori behavioristik dengan model hubungan stimulus-responnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif. Respon atau perilaku tertentu dengan menggunakan metode pelatihan atau pembiasaan semata. Munculnya perilaku akan semakin kuat bila diberikan penguatan dan akan menghilang bila dikenai hukuman.
2. Teori Belajar kognitivisme
Teori belajar kognitif mulai berkembang pada abad terakhir sebagai protes terhadap teori perilaku yang yang telah berkembang sebelumnya. Model kognitif ini memiliki perspektif bahwa para peserta didik memproses infromasi dan pelajaran melalui upayanya mengorganisir, menyimpan, dan kemudian menemukan hubungan antara pengetahuan yang baru dengan pengetahuan yang telah ada. Model ini menekankan pada bagaimana informasi diproses.
Peneliti yang mengembangkan teori kognitif ini adalah Ausubel, Bruner, dan Gagne. Dari ketiga peneliti ini, masing-masing memiliki penekanan yang berbeda. Ausubel menekankan pada apsek pengelolaan (organizer) yang memiliki pengaruh utama terhadap belajar.Bruner bekerja pada pengelompokkan atau penyediaan bentuk konsep sebagai suatu jawaban atas bagaimana peserta didik memperoleh informasi dari lingkungan.
3. Teori Belajar Konstruktivisme
Kontruksi berarti bersifat membangun, dalam konteks filsafat pendidikan dapat diartikan Konstruktivisme adalah suatu upaya membangun tata susunan hidup yang berbudaya modern.Konstruktivisme merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran konstektual yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonyong-konyong.
Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengkontruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.
Dengan teori konstruktivisme siswa dapat berfikir untuk menyelesaikan masalah, mencari idea dan membuat keputusan. Siswa akan lebih paham karena mereka terlibat langsung dalam mebina pengetahuan baru, mereka akan lebih pahamdan mampu mengapliklasikannya dalam semua situasi. Selian itu siswa terlibat secara langsung dengan aktif, mereka akan ingat lebih lama semua konsep.
Banyaknya kegiatn akan menghmbat kualitas belajar mahasantri, semua kegiatan-kegiatan ini wajib untuk diikuti, maka dari itu penghambat kualitas belajar mahasantri adalah lingkungan disekitarnya, sangat banyak kegiatan-kegiatan yang wajib dilakukan mulai dari pagi hingga malam hari, yang membuat mahasantri lelah dengan semua kegiatan wajib itu sehingga kualitas belajar mereka menurun dari sebelumnya.
Adapun pemililah program PKBA dikarenakan, PKPBA adalah model pembelajaran bahasa arab yang diterapkan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang dimana PKPBA ini menjadi andalan bagi kampus tersebut.
Berdasarkan obsrvasi dilapangan, PKPBA menjadi beban sebagian mahasantri sehingga dia tidak mengikuti PKBA tersebut sama sekali, dan menganggap PKPBA hanya sebagai pembelajaran tambahan saja.
Dari latar belakang di atas, peneliti tertarik memaparkan “peran PKPBA terhadap kualitas belajar mahasantri” karena ini menarik untuk diteliti, dalam hal ini sangat banyak mahasantri yang mengelu terhadap program PKPBA.
Pada makalah ini kita akan mengetahui bagaimana mahasantri menanggapi program PKPBA. Dan apakah mahasantri dapat mengatasi PKPBA jika memang itu adalah sebuah beban bagi mereka, serta kita dapat mengetahui bagaimana cara mahasantri bisa memanajemen waktu untuk bisa menjalankan PKPBA dengan baik
Dari hasil placement test ini nantinya para mahasiswa akan dikelompokkan ke dalam tiga tingkatan kemampuan yaitu Mubtadi` (dasar), Mutawasith (menengah), dan mutaqoddim (tinggi), di mana pada masing-masing level sistem dan metode pembelajaran bahasa Arabnya berbeda.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah pada makalah ini sebagai berikut.
1) Bagaimana Peranan PKPBA?
2) Apa dampak negatif dan positif PKPBA kualitas belajar mahasantri?
3) Bagaimana Upaya mahasantri memanajemen waktu untuk meningkatkan kualitas belajar?

1.3 Tujuan Makalah
Makalah ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh PKPBA terhadap kualitas mahasantr yang dimana sangat banyak mahasantri yang mengeluhkan program PKPBA ini. Dan juga mengetahui bagaimana cara-cara mahasantri dalam memanejemen waktunya agar bisa menjalankan PKPBA dengan baik

BAB II
PEMBAHASAN
Menyambut mahasiswa baru di UIN MALIKI Malang, PKPBA melaksanakan Placement Test yang dilaksanakan pada Senin, 15 Agustus 2016. Test yang bertujuan untuk mengklasifikasikan kemampuan bahasa Arab mahasiswa baru ini diikuti oleh kurang lebih 3300 mahasiswa yang dibagi ke 83 kelas.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya soal placement test kali ini meliputi empat marahah, di mana sebelumnya hanya mencakup dua maharah saja yaitu Qiroah dan Kitabah. “sengaja tahun ini kita melakukan tes untuk semua maharah agar kita benar-benar mengetahui kemampuan bahasa Arab mahasiswa di empat maharah tersebut, sehingga pengelompokan kelas nanti efektif dan sesuai dengan kemampuannya” tutur Ibnu Ahmad selaku bagian akademik di PKPBA.

2.1 Peran PKPBA
Peran PKPBA sangatlah penting dalam menunjang nilai perkuliahan bagi mahasisa smester satu dam mahasiswa smester dua, yang dimana nilai PKPBA dimasukkan kedalam IPK mahasiswa untuk menjadi nilai tambahan bagi mahasiswa. PKPBA sebagai pedoman bagi mahasantri untuk mendapatkan sertifikat yang nantinya akan menjadi syarat untuk mengikuti siding skripsi, maka dari itu perkuliahan PKPBA harus diikuti.
Jika perkuliahan PKPBA tidak dijalankan oleh mahasantri maka itu akan membuat nilai PKPBA dan nilai kuliah regulernya juga ikut menurun, oleh sebab itu banyak mahasantri yang mengeluh akan adanya program PKPBA ini.

2.2 Dampak program PKPBA bagi mahasantri
PKPBA sangat berdampak bagi para mahasantri baik itu jika dijalankan dan tidak dijalankan, berikut ini adalah dampak negative dan positf PKPBA
a. Dampak Negatif PKPBA
Menurut mahasantri jika dia mengikuti PKPBA secara rutin, maka dia akan mengalami rasa capek dan jika capek ilmu tidak akan masuk kedalam otak mereka karena merasa ngantuk pada saat dikelas. Tidak bisa fokus dalam kuliah regulernya, ini masih bercabang, ada kegiatan mahad, ada kuliah PKPBA, dan ada kuliah regular.
Jika mahasantri tidak lulus dalam perkuliahan PKPBA, maka dia tidak akan mendapatkan sertifikat dan harus mengulang pada semester lima nantinya. tentunya ini akan membuat mahasantri malu jika dia harus mengulang bersama dengan mahasantri baru. Disinilah kedilemaan mahasantri untuk ingin menjalankan PKPBA atau tidak menjalankannya, jika dijalankan maka akan berdampak pada pengerjaan tugas dimalam hari, jika tidak dijalankan maka berdampak pada absen yang sehari ada tiga kali absen, jika satu hari tidak hadir maka absen akan hiang sebanyak tiga.
b. Dampak positif PKPBA
Dampakpositif dari adanya program PKPBA ini menurut mahasantri cukup bagus, diantaranya adalah mahasantri mampu berbahasa arab dengan baik jika itu ditekun dengan baik pula, mengisi aktu kosong disiang hari, lebih banyak mengenal orang, mengenal dosen, mampu memanajemen waktu, dan menambah kesibukan.
Itulah dampak positif PKPBA menurut mahasantri UIN Malang putri, beda lagi dampak positif PKPBA versi putra, yaitu mampu mnghafalkan kosa kata bahasa arab dengan banyak walaupun lama-kelamaan akan di lupa, masuk ke kelas dapat absen tanpa mendapatkanpelajaran

2.3 Bagaimana Upaya mahasantri memanajemen waktu untuk meningkatkan kualitas belajar?
Menurut mahasantri, cara menyelaraskan kuliah regular dan kuliah PKPBA adalah dengan cara dalam satuhari bolos antara satu sampai dua jam pelajaran PKPBA, tujuan mahasantri mlakukan ini bukanlah hanya sekedar bolos belaka, melainkan untuk mengambil jam istirahat jika mahasantri sedang sakit. Cara yang kedua adalah menerjakan tugas diwaktu kosong saat tidak ada jam kuliah regular, sehingga mahasantri dapat mengikuti perkuliahan PKPBA dengan baik tanpa harus bolos,
Di perkuliahan PKPBA juga ada kebijakan yang diberikan oleh dosen kepada mahasantri yang tidak hadir satu jam pada saat PKPBA, yaitu jika dia tidak hadir satu jam maka itu tetap dianggap Hadir oleh dosen pengajar masing-masing, tapi info ini masih banyak mahasantri yang belum mengetahui ini

BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan

Berdasarkan hasil observasi dan analisis dapat disimpulkan bahwa PKPBA adalah suatu program pembelajaran yang hanya dimiliki oleh Universits Islam negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yang dimana ini adalah menjadi program andalan disetiap tahunnya. Banyaknya kegiatn akan menghmbat kualitas belajar mahasantri, yang dimana semua kegiatan-kegiatan ini wajib untuk diikuti, maka dari itu penghambat kualitas belajar mahasantri adalah lingkungan disekitarnya yang dimana sangat banyak kegiatan-kegiatan yang wajib dilakukan mulai dari pagi hingga malam hari, yang membuat mahasantri lelah dengan semua kegiatan wajib itu sehingga kualitas belajar mereka menurun dari sebelumnya.

3.2 Saran

Berdasarkan makalah ini, dapat diberi saran bahwa bagaimana cara mahasantri untuk memanejemen waktunya sehingga mahasantri dapat menjalankan semua kegiatan dikampus dengan baik tanpa adanya kendala.
More aboutMAKALAH BAHASA INDONESIA PENGARUH PROGRAM PKPBA TERHADAP KUALITAS BELAJAR MAHASANTRI

MAKALAH PSIKOLOGI "TINGKAH LAKU"

Posted by Rochim

OLEH : MAHMUD ISNAINI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Tanpa kita sadari ternyata banyak sekali ilmu – ilmu psikologi yang setiap hari kita lakukan, namun kita tidak mengetahui ilmunya. Disini kami selaku kelompok sembilan (9) akan menjelaskan tentang terbentuknya tingkah laku manusia, dan beberapa yang mendasari dari tingkah laku manusia.
Semoga dengan makalah yang kami buat ini, kita semua dapat mendapatkan ilmu yang bermanfaat serta menambah wawasan bagi teman – teman semua.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam makalah ini dapat dikemukakan sebagai berikut ;
1. Apa Pengertian Tingkah Laku?
2. Apa Saja Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku?
3. Apa Saja Bentuk Dari Tingkah Laku?
4. Apa Saja Determinan Dari Tingkah Laku?
5. Bagaimana Proses Terjadinya Tingkah Laku?
6. Apa Saja Metode Untuk Meneliti Tingkah Laku?

C. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah ;
1. Menjelaskan Pengertian Tingkah Laku Dan Psikologi Tingkah Laku.
2. Menjelaskan Pengertian Tingkah Lalu.
3. Menjelaskan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Tingkah Laku.
4. Menjelaskan Determinan Tingkah Laku.
5. Menjelaskan Proses Terjadinya Tingkah Laku.
6. Menjelaskan Beberapa Metode Untuk Meneliti Tingkah Laku.

BAB II
PEMBAHASAN TENTANG TINGKAH LAKU

A. Pengertian tingkah laku manusia
Tingkah Laku adalah suatu kegiatan atau aktifitas organisme (makhluk hidup) yang bersangkutan. Oleh sebab itu, dari sudut pandang biologis semua makhluk hidup mulai dari tumbuh –tumbuhan, binatang sampai dengan manusia itu bertingkah laku, karena mereka mempunyai aktifitas masing –masing. Sehingga yang dimaksud tingkah laku manusia, pada hakikatnya adalah tindakan atau aktifitas manusia dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentangan yang sangat luas antara lain: berjalan, berbicara, tertawa, bekerja, kuliah. Tingkah laku manusia adalah sekumpulan tingkah laku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, persuasi, dan/ atau genetik.

B. Faktor-faktor yang memengaruhi tingkah laku manusia
Genetika adalah bersifat keturunan atau bawaan dari lahir.
Sikap adalah suatu ukuran tingkat kesukaan seseorang terhadap tingkah laku tertentu.
Norma sosial adalah pengaruh tekanan sosial.
Kontrol tingkah laku adalah pribadi atau kepercayaan seseorang mengenai sulit tidaknya melakukan suatu tingkah laku.

C. Bentuk Tingkah Laku
Dilihat dari bentuk respon terhadap stimulus ini, maka tingkah laku dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
Laku tertutup adalah respon seseorang terhadap stimulus dalam bentuk terselubung atau tertutup (covert). Respon atau reaksi terhadap stimulus ini masih terbatas pada perhatian, persepsi, pengetahuan / kesadaran, dan sikap yang terjadi belumbisa diamati secara jelas oleh orang lain.
Tingkah Laku terbuka adalah respon seseorang terhadap stimulus dalam bentuk tindakan nyata atau terbuka. Respon terhadap terhadap stimulus tersebut sudah jelas dalam bentuk tindakan atau praktek (practice).

D. Determinan Tingkah Laku
Meskipun bentuk stimulusnya sama namun bentuk respon akan berbeda dari setiap orang. Faktor –faktor yang membedakan respon terhadap stimulus disebut determinan perilaku.
Determinan perilaku dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
Faktor internal yaitu karakteristik orang yang bersangkutan yang bersifat given atau bawaan misalnya : tingkat kecerdasan, tingkat emosional, jenis kelamin, dan sebagainya.
Faktor eksternal yaitu lingkungan, baik lingkungan fisik, ekonomi, politik, dan sebagainya. Faktor lingkungan ini sering menjadi faktor yang dominan yang mewarnai perilaku seseorang.

E. Proses Terjadinya Tingkah Laku Manusia
Di dalam diri manusia terjadi proses yang berurutan, yakni:
  1. wareness (kesadaran), yakni orang tersebut menyadari dalam arti mengetahui setimulus (objek) terlebih dahulu.
  2. Interest, yakni orang mulai tertarik kepada stimulus.
  3. cevaluation (menimbang – nimbang baik dan tidaknya stimulus bagi dirinya). Hal ini berarti sikap responden sudah lebih baik lagi
  4. Trial, orang telah mulai mencoba tingkah laku yang baru
  5. adoption, subjek telah bertingkah laku sesuai dengan pengetahuan, kesadaran, dan sikapnya terhadap stimulus.

Apabila penerimaan tingkah laku baru atau adopsi tingkah laku melalui proses seperti ini didasari oleh pengetahuan, kesadaran, dan sikap yang positif maka tingkah laku tersebut akan menjadi kebiasaan atau bersifat langgeng .

F. Berikut beberapa metode untuk meneliti tingkah laku
Metode pengamatan
Untuk mempelajari tingkah laku seorang anak perlu menerapkan metode ini yaitu dengan mengamati dari jarak jauh tanpa diketahui anak. Setelah melihat kelakuan anak, perlu dicatat lalu diteliti dan metode ini ditunjukkan untuk 1 orang anak saja, namun juga bisa dengan beberapa anak dengan cara bergantian.
Metode tes dan eksperimen
Dalam meneliti anak tidak mudah yang dibayangkan. Perlu menerapkan metode eksperimen dan tes. Untuk metode eksperimen hanya terbatas tentang penyelidikan yang bisa diamati dengan indera, namun untuk gejala rohani masih sulit dilihat. Eksperimen bermanfaat dilakukan karena setiap kelemahan pasti ada kelebihan. Seperti peristiwa yang diulang-ulang dan diselidiki secara teliti. Sedangkan untuk tes bisa mengajukan beberapa pertanyaan sesuai dengan tingkat usia. Tes ini bisa melihat tentang kecerdasan anak mulai dari sangat bodoh, bodoh, normal, pintar, cerdas sampai jenius.
Metode klinis
Bentuk penelitian yang ditujukan untuk anak dengan cara mengajak berbicara, mengamati, dan tanya jawab. Penggunaan metode ini berasal dari kombinasi antara observasi dan eksperimen. Metode ini digunakan untuk meneliti pola pikir, perilaku dan perkembangan bahasa anak.  Dengan metode ini mudah mendapatkan berbagai macam informasi langsung dari sumbernya.
Metode pengumpulan
Metode ini meliputi beberapa daftar pertanyaan yang tersusun untuk mendapatkan suatu informasi dari objek yang akan diteliti dan dipelajari. Dengan cara mengetahui biografi yaitu dengan mempelajari dan memahami tentang riwayat hidupnya. Baik yang ditulis sendiri muapun ditulis oleh pihak lain. Biografi ini bisa dijadikan bahan untuk meneliti lebih dalam tentang kejiwaan anak yang akan diselidiki dengan mudah. Bisa juga menyelidiki lewat buku harian. Biasanya buku harian merupakan media untuk mengungkapkan kejiwaaan seseorang. Itulah tingkah laku dan cara untuk mempelajarinya yang wajib untuk diketahui dan dilaksanakan jika ingin mengetahui tentang jenis tingkah laku seseorang. Namun sebelum menyelidiki tingkah laku orang lain, sebaiknya perbaiki dulu pengertian tingkah laku itu sendiri.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN  
Secara global tingkah laku adalah suatu kegiatan atau aktivitas organisme yang bersangkutan yang dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung. Tingkah laku timbul apabila ada sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi, yakni disebut dengan rangsangan. Dan tingkah laku tersebut dapat berubah yang awalnya negatif menjadi positif apabila ada lingkungan yang kuat yang dapat merubah seseorang menjadi karakter yang lebih baik. Dan apabila karakter itu dibawa dengan kesadaran maka karakter tersebut akan bisa menjadi permanen.

B. SARAN
Sebaiknya manusia bisa menentukan mana yang baik dan mana yang buruk, bertambahnya usia manusia dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan pintar – pintar mencari pergaulan, yang pasti tidak jauh dari agama, karena itu pedoman kehidupan manusia.
More aboutMAKALAH PSIKOLOGI "TINGKAH LAKU"

Contoh Surat Lamaran Pekerjaan Terbaru 2017

Posted by Rochim

CONTOH LAMARAN PEKERJAAN

                                                                                                                          Manting, 26 Maret 2015
Hal : Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth.,
Bapak / Ibu Personalia 
PT. .....................
Alamat .............................
di Tempat


Dengan hormat,
Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari PT. ........................, seperti yang termuat di harian Kompas tanggal 6 Januari 2015. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di ................................ Data singkat saya, seperti berikut ini.
Nama                                         : Darone 88
Tempat, Tanggal Lahir              : Cirebon, 16 April 1990
Usia                                           : 21 tahun
Pendidikan Terakhir                  : STMIK AMIKOM (S1)
Alamat Asal                               : Kelurahan Gede Bage, Kota Cirebon
Domisili                                     : Jl.Perjuangan, No. 1 Sunyaragi Cirebon
Telepon                                      : 08522703xxxxx
Email                                         : darone_teater@gmail.com
Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Excel, Word, Acces, PowerPoint, OutLook, juga internet, maupun surat-menyurat dalam Bahasa Inggris.
Saat ini saya bekerja sebagai staff Marketing di PT. Hilmy Finance. Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik.
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
1.      Daftar Riwayat Hidup.
2.      Foto copy ijazah S-1 dan transkrip nilai.
3.      Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
4.      Pas foto terbaru.
Saya berharap Bapak/Ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.
Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. 

hormat saya


..........................................
More aboutContoh Surat Lamaran Pekerjaan Terbaru 2017

Pengertian, Macam-macam dan Sifat-Sifat Bangun Datar

Posted by Rochim

A. PENGERTIAN BANGUN DATAR
Bangun datar adalah bagian dari bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau lengkung (Imam Roji, 1997). 
Bangun-bangun geometri baik dalam kelompok bangun datar maupun bangun ruang merupakan sebuah konsep abstrak. Artinya bangun-bangun tersebut bukan merupakan sebuah benda konkret yang dapat dilihat maupun dipegang. Demikian pula dengan konsep bangun geometri, bangun-bangun tersebut merupakan suatu sifat, sedangkan yang konkret, yang biasa dilihat maupun dipegang, adalah benda-benda yang memiliki sifat bangun geometri. Misalnya persegi panjang, konsep persggi panjang merupakan sebuah konsep abstrak yang diidentifiaksikan melalui sebuah karakteristik.
Dari uraian di atas maka bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang rata yang mempunyai dua dimensi yaitu panjang dan lebar tetapi tidak mempunyai tinggi dan tebal. Dengan demikian pengertian bangun datar adalah abstrak.

B. MACAM-MACAM BANGUN DATAR
  1. Persegi Panjang, yaitu bangun datar yang mempunyai sisi berhadapan yang sama panjang, dan memiliki empat buah titik sudut siku-siku.
  2. Persegi, yaitu persegi panjang yang semua sisinya sama panjang.
  3. Segitiga, yaitu bangun datar yang terbentuk oleh tiga buah titik yang tidak segaris.. macam macamnya: segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, segitiga siku-siku, segitiga sembarang
  4. Jajar Genjang, yaitu segi empat yang sisinya sepasang-sepasang sama panjang dan sejajar.
  5. Trapesium, yaitu segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar.
  6. Layang-layang, yaitu segi empat yang salah satu diagonalnya memotong tegak lurus sumbu diagonal lainnya.
  7. Belah Ketupat, yaitu segi empat yang semua sisinya sama panjang dan kedua diagonalnya saling berpotongan tegak lurus.
  8. Lingkaran, yaitu bangun datar yang terbentuk dari himpunan semua titik persekitaran yang mengelilingi suatu titik asal dengan jarak yang sama. jarak tersebut biasanya dinamakan r, atau radius, atau jari-jari.
C. SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR
  1. Layang-layang = terbagi atas 2 digonal yang berbeda ukurannya
  2. Persegi = semua sisi-sisinya sama panjang, semua sudut sama besar, kedua diagonal berpotongan tegak lurus dan sama panjang.
  3. Persegi panjang = sisi yang behadapan sama panjang, semua sudut sama besar
  4. Belah ketupat = semua sisi-sisinya sama panjang, sudut yang berhadapan sama besar, kedua diagonalnya tidak sama panjang dan berpotongan tegak lurus.
  5. Jajar genjang = sisi yang berhadapan sama panjang, sudut yang berhadapan sama besar
  6. Lingkaran = memiliki simetri lipat dan simetri putar yang tak terhingga jumlahnya
D. SATUAN
Satuan Panjang: kilometer (km), hektometer (hm), Decameter (dam), meter (m), desimeter (dm), centimeter (cm), Milimeter (mm) dll } dan Satuan Luas :{ kilometer persegi (km2), hektometer persegi (hm2/ hektare), meter persegi (m2), dll }.
Satuan Panjang biasa digunakan untuk panjang sisi-sisi bangun datar dan keliling bangun datar. Sedangkan Satuan Luas digunakan untuk luas bangun datar.
More aboutPengertian, Macam-macam dan Sifat-Sifat Bangun Datar

Universitas terbaik di Jawa Timur 2015

Posted by Rochim

Kalau sebelumnya yang kita bahas adalah 10 Kampus di Indonesia yang Paling Diminati SNMPTN Tahun 2015, kali ini coba kita ulas 10 Universitas terbaik di Jawa Timur 2015 yang bersumber dari webometrics.info Lembaga Peranking Universitas di seluruh dunia. Jika kalian berada di Mojokerto, baca juga Daftar Universitas di Kabupaten Mojokerto beserta Akreditasi Jurusannya Tahun 2015 Berikut uraian detail Universitas Terbaik di Jawa Timur Tahun 2015 dari yang mulai terbaik urutan peringkat 1-10 :

Peringkat Pertama Universitas Brawijaya (Malang)
Website Resmi Universitas Brawijaya : Klik Disini!!!
Alamat Lengkap :  Jalan Veteran, Malang, Jawa Timur 65145 (0341) 551611


Universitas Brawijaya (biasa disingkat UNBRA, UNIBRAW atau singkatan resmi UB) merupakan lembaga pendidikan tinggi negeri di Indonesia yang berdiri pada tahun 1963 di Kota Malang melalui Ketetapan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan No. 1 tanggal 5 Januari 1963, kemudian disahkan oleh Keputusan Presiden no. 196 tahun 1963 yang kemudian tanggal 5 Januari ditetapkan sebagai hari lahir Universitas Brawijaya. Jumlah mahasiswa lebih dari 60 ribu orang dari berbagai strata mulai program Diploma, program Sarjana, program Magister, dan program Doktor selain program Spesialis tersebar dalam 10 Fakultas dan 2 Program pendidikan setara fakultas.
Sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 232/U/2000, pendidikan akademik yang terdiri atas program sarjana, program magister dan program doktor, adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian. Pendidikan profesional adalah program pendidikan diploma yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu, sedang kan pendidikan profesi adalah pendidikan tambahan setelah program sarjana untuk memperoleh keahlian dan sebutan profesi dalam bidang tertentu. Saat ini Universitas Brawijaya memiliki 12 Fakultas dan 2 Program seatara Fakultas, 74 Program Studi S-1, 37 Program Studi S-2, 17 Program Studi S-3, 16 Program Dokter Spesialis 1 (Sp-1), 14 Program D-3, dan 1 Program D-1.[26]
Fakultas Hukum
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Fakultas Ilmu Administrasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Fakultas Ilmu Budaya
Fakultas Pertanian
Fakultas Peternakan
Fakultas Teknik
Fakultas Kedokteran
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Fakultas Teknologi Pertanian
Program Kedokteran Hewan
Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Program Vokasi
Program Pascasarjana

Peringkat Kedua Universitas Airlangga (Surabaya)
Website Resmi Universitas Airlangga : Klik Disini!!! 
Alamat Lengkap : Jl. Airlangga No. 4-6, Surabaya, Jawa Timur (031) 5914042 

Universitas Airlangga (disingkat Unair) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Surabaya, Jawa Timur. Universitas ini didirikan tanggal 10 November 1954 bertepatan dengan hari pahlawan yang ke-9. Pada tahun 2009, terdapat 24.143 mahasiswa yang terdaftar di Unair.
Berikut fakultas dan program studi yang ada di UNAIR
Fakultas Kedokteran (FK)
        S1 Pendidikan Dokter
        S1 Pendidikan Bidan
        D3 Analis Medis
        D3 Rehabilitasi Medik/Fisioterapi
        D3 Radiologi
        D4 Radiologi
        D3 Pengobat Tradisional
        D4 Pengobat Tradisional
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG)
        S1 Pendidikan Dokter Gigi
        D3 Kesehatan Gigi dan Mulut
Fakultas Hukum (FH)
        S1 Ilmu Hukum
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
        S1 Ilmu Ekonomi
        S1 Ekonomi Syariah
        S1 Manajemen
        S1 Akuntansi
        Pendidikan Profesi Akuntansi
        D3 Akuntansi
        D3 Perpajakan
        D3 Manajemen Pemasaran
        D3 Manajemen Perhotelan
        D3 Manajemen Perbankan
        D3 Manajemen Kesekretariatan dan Perkantoran
Fakultas Farmasi (FF)
        S1 Pendidikan Apoteker
        S2 Farmasi Klinik
        S2 Ilmu Farmasi
        S3 Ilmu Farmasi
Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)
        S1 Kedokteran Hewan
        D3 Kesehatan Ternak Terpadu
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
        S1 Sosiologi
        S1 Antropologi Sosial
        S1 Ilmu Komunikasi
        S1 Ilmu Politik
        S1 Ilmu Hubungan Internasional
        S1 Ilmu Administrasi Negara
        S1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan
        D3 Teknisi Perpustakaan ( PSTP )
        D3 Pariwisata Perhotelan
        D3 Industri Pariwisata
Fakultas Sains dan Teknologi (FST)
        D3 Sistem Informasi [1]
        D3 Otomasi Sistem Instrumentasi [2]
        S1 Ilmu dan Teknologi Lingkungan [3]
        S1 Sistem Informasi [4]
        S1 Statistika [5]
        S1 Tekno Biomedik [6]
        S1 Matematika [7]
        S1 Fisika [8]
        S1 Kimia [9]
        S1 Biologi [10]
        S2 Biologi [11]
        S2 Kimia [12]
        S3 Matematika dan IPA
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)
        D3 Higiene Perusahaan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja
        S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat
        S1 Ilmu Gizi
        S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
        S2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
        S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
        S2 Kesehatan Lingkungan
        S2 Epidemiologi
        S3 Ilmu Kesehatan
Fakultas Psikologi (FPsi)
        S1 Psikologi
        S2 Profesi Psikologi
Fakultas Ilmu Budaya (FIB)

        S1 Sastra Indonesia
        S1 Sastra Inggris
        S1 Sastra Jepang [13]
        S1 Ilmu Sejarah
        D3 Bahasa Inggris
Fakultas Keperawatan (FKP)
        S1 Ilmu Keperawatan
        D4 Perawat Pendidikan (kerja sama dengan Depkes)
Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK)
        S1 Budidaya Perairan
        D3 Budidaya Perikanan
Pasca sarjana
    Ilmu Kedokteran Dasar
    Imu Kesehatan Gigi
    Ilmu Kesehatan Olahraga
    Ilmu Kesehatan Reproduksi
    Biologi Reproduksi
    Imunologi
    Ilmu Hukum
    Ilmu Manajemen
    Ilmu Hubungan Internasional
    Ilmu-ilmu Sosial
    Ilmu Forensik
    Pengembangan SDM
    Ilmu Kedokteran Tropis
    Magister Manajemen
    Magister Akuntansi
    Magister Hukum
    Magister Notariat
Doktor
    Ilmu Kedokteran
    Ilmu Kesehatan
    Matematika dan IPA
    Ilmu Hukum
    Ilmu Ekonomi
    Ilmu Sosial
    Ilmu Farmasi

Peringkat Ketiga Institut Teknologi Surabaya (Surabaya)
Website Resmi Universitas Institut Teknologi Surabaya : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap :  Jalan Raya ITS, Campus ITS Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur 60111 Telp. (031) 5994251

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (disingkat ITS) adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Surabaya. ITS awalnya didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT) yang diketuai oleh dr. Angka Nitisastro pada tanggal 10 November 1957.
Dies Natalis ITS pertama adalah 10 November 1960, sementara nama ITS mulai digunakan dalam Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1961 (ditetapkan tanggal 23 Maret 1961). Dalam visi awal, ITS ditujukan untuk mendidik para pemimpin yang unggul di bidang sains dan teknologi, untuk mengangkat Republik Indonesia menjadi negara berperadaban maju dan tinggi.
Kampus ITS Sukolilo menempati areal seluas 180 hektare, dengan luas bangunan seluruhnya kurang lebih 150.000 m2. Selain itu terdapat Kampus Manyar yang dipergunakan oleh Program D-3 Teknik Sipil dengan luas bangunan 5.176 m2 dan Kampus ITS Cokroaminoto yang dipergunakan untuk magister manejemen serta beberapa lembaga kerjasama dengan luas bangunan 4.000 m2.
Laboratorium yang tersedia di FMIPA di antaranya:
Jurusan Fisika
        Laboratorium Fisika Dasar
        Laboratorium Fisika Madya
        Laboratorium Instrumentasi dan Elektronika
        Laboratorium Fisika Teori
        Laboratorium Fisika Bahan
        Laboratorium Opto-Elektronika
        Laboratorium Geofisika Laboratorium Komputasi
Jurusan Matematika
        Laboratorium Analisis, Aljabar, dan Pembelajaran Matematika
        Laboratorium Pemodelan dan Simulasi Sistem
        Laboratorium Riset, Operasi, dan Pengolahan Data
        Laboratorium Komputasi Matematika
        Laboratorium Ilmu Komputer
Jurusan Statistika
        Laboratorium Statistika, Bisnis, dan Sosial
        Laboratorium Statistika Komputasi
        Laboratorium Statistika Industri
Jurusan Kimia
        Laboratorium Biokimia
        Laboratorium Kimia Analitik
        Laboratorium Kimia Anorganik
        Laboratorium Kimia Dasar
        Laboratorium Kimia Fisika
        Laboratorium Kimia Instrumentasi
        Laboratorium Kimia Organik
Jurusan Biologi
        Laboratorium Botani
        Laboratorium Zoologi
        Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi
        Laboratorium Ekologi

Peringkat Keempat Universitas Negeri Malang (Malang)
Website Resmi Universitas Negeri Malang : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap :  Jl. Ki Ageng Gribig No.45, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur 65139 Telp. (0341) 551312

Universitas Negeri Malang, disingkat UM, merupakan perguruan tinggi negeri yang terletak di Malang dan Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Universitas yang didirikan pada tanggal 18 Oktober 1954 ini sebelumnya bernama PTPG Malang, lalu IKIP Malang yang membuatnya menjadi salah satu IKIP tertua di Indonesia. Rektor UM saat ini dijabat oleh Prof. Dr. H. Ah. Rofiuddin, M.Pd.
Universitas Negeri Malang memiliki delapan fakultas dan satu pascasarjana.
    Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
    Fakultas Sastra (FS)
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
    Fakultas Ekonomi (FE)
    Fakultas Teknik (FT)
    Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
    Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
    Fakultas Pendidikan Psikologi (FPPsi)
    Pascasarjana (PPs)

Peringkat Kelima Universitas Kristen Petra (Surabaya)
Website Resmi Universitas Kristen Petra : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap : Jalan Siwalankerto 121-131, Jawa Timur 60236 Telp. (031) 8439040 

Universitas Kristen Petra (UK Petra) merupakan perguruan tinggi swasta nasional di Jawa Timur. Universitas yang berdiri sejak tahun 1961 ini senantiasa memfokuskan setiap upaya pada pengembangan kualitas pendidikan.
Saat ini UK Petra memiliki mahasiswa sekitar 10.000 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Pendidikan yang diselenggarakan meliputi program Pascasarjana dan Strata 1 (S1) yang terdiri dari enam Fakultas yaitu: Fakultas Sastra, Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Ekonomi, Fakultas Seni & Desain, serta Fakultas Ilmu Komunikasi. Selain program pendidikan akademik, UK Petra juga menyelenggarakan beberapa program profesional yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan praktis bagi para profesional maupun siswa SMA/SMK.
Seluruh proses belajar mengajar dan aktivitas penyelenggaraan perguruan tinggi diselenggarakan di area seluas 101.782 m2, berlokasi di jalan Siwalankerto 103-105, 121-131, dan 142-144 Surabaya, yang mudah diakses dengan berbagai sarana transportasi. Dalam pengembangannya, UK Petra membangun gedung baru dengan tujuan yang lebih baik. Sedangkan parkir mobil mahasiswa, dialihkan menuju lapangan ANTA.

Peringkat Keenam Universitas Jember (Jember)
Website Resmi Universitas Jember : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap : Jl. Kalimantan No. 37, Kampus Tegalboto, Jember, Jawa Timur 68121 Telp. (0331) 330224 

Universitas Jember (disingkat UNEJ) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di kota Jember, sebuah kota berhawa tropis di bagian tenggara Provinsi Jawa Timur. Kampus UNEJ berada di kawasan hijau yang ramah lingkungan sehingga memberikan ketenangan dalam melaksanakan kegiatan akademik. Kota Jember sendiri berada di antara Kawah Ijen dan Gunung Bromo serta dikelilingi perkebunan yang sebagian besar ditanami tembakau, kopi, coklat dan tebu.
Terdapat dua mayoritas penduduk yang tinggal di Jember, yaitu komunitas Jawa dan Madura yang masing-masing mempunyai keunikan budaya. Dua karakteristik etnik dan budaya yang dipadu dengan kawasan perkebunan tersebut membentuk kombinasi yang indah dari sisi pemandangan alam dan warisan budaya. Di tempat inilah UNEJ terus maju dan berkembang.
Universitas Jember terdiri dari 13 Fakultas, 2 Program Studi, dan Pasca Sarjana
Fakultas Sastra
Fakultas Ekonomi
Fakultas Hukum
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Fakultas MIPA
Fakultas Pertanian
Fakultas Teknik
Fakultas Farmasi
Fakultas Teknologi Pertanian
Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran Gigi
Program Studi Sistem Informasi
Program Studi Ilmu Keperwatan

Peringkat Ketujuh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (Malang)
Website Resmi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap : Jalan Gajayana No.50, Jawa Timur 65144 Telp. (0341) 551354
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim atau Universitas Islam Negeri Malang (sebelumnya: UIIS adalah sebuah universitas yang terletak di Malang. Penamaan UIN Malang dengan Maulana Malik Ibrahim diambil dari nama salah seorang Walisongo yang dikenal sebagai Sunan Gresik, tokoh penyebar agama Islam di Jawa.Sampai saat ini Universitas ini memiliki 6 (enam) fakultas dan Program Pascasarjana, yaitu: (1) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Jurusan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). (2) Fakultas Syariah, Jurusan Al-Ahwal al-Syakhshiyah (AS), dan Hukum Bisnis Syariah (HBS). (3) Fakultas Humaniora dan Budaya, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris (BSI). (4) Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen, Jurusan Perbankan Syari'ah, Jurusan Akuntansi. (5) Fakultas Psikologi, dan (6) Fakultas Sains dan Teknologi, Jurusan Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Teknik Informatika, Teknik Arsitektur dan Farmasi, dan Program Pascasarjana mengembangkan 4 (empat) program studi magister, yaitu: (1) Program Magister Manajemen Pendidikan Islam, (2) Program Magister Pendidikan Bahasa Arab, (3) Program Magister Studi Ilmu Agama Islam, dan (4) Program Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Sedangkan untuk program doktor, Program Pascasarjana mengembangkan 2 (dua) program yaitu (1) Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam dan (2) Program Doktor Pendidikan Bahasa Arab.

Peringkat Kedelapan Universitas Muhammadiyah (Malang)
Website Resmi Universitas Muhammadiyah Malang : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap :  Jl. Raya Tlogo Mas No.246, Jawa Timur 65144 Telp. (0341) 464318

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi "A" dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia bersama UII dan UMY. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih

UMM merupakan salah satu universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai "The Real University", yaitu universitas yang benar-benar universitas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi

Pada sekarang ini Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menempati 3 lokasi kampus, yaitu kampus I di Jalan Bandung 1, kampus II di Jalan Bendungan Sutami 188 A dan kampus III di Jalan Raya Tlogomas 246. Kampus satu yang merupakan cikal bakal UMM, dan sekarang ini dikonsentrasikan untuk program Pasca Sarjana. Sedangkan kampus II yang dulu merupakan pusat kegiatan utama , sekarang di konsentrasikan sebagai kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan. Sedangkan kampus III sebagai kampus terpadu dijadikan sebagai pusat sari seluruh aktivitas.

Terdapat 10 Fakuktas yang terdiri dari 34 Program Studi Sarjana, antara lain:
Fakultas Agama Islam
Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) (terakreditasi A)
Ahwal Al-Syakhshiyah (Syari'ah) (terakreditasi B)
Ekonomi Syari'ah (prodi baru, proses akreditasi)

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Ilmu Kesejahteraan Sosial (KESOS) (terakreditasi A)
Ilmu Komunikasi (terakreditasi A)
Ilmu Pemerintahan (terakreditasi A)
Sosiologi (terakreditasi A)
Ilmu Hubungan Internasional (HI) (terakreditasi A)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Manajemen (terakreditasi A)
Akuntansi (terakreditasi A)
Ekonomi Pembangunan (terakreditasi B)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Pendidikan Matematika (terakreditasi B)
Pendidikan Biologi (terakreditasi A)
Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia (terakreditasi B)
Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (terakreditasi B)
Pendidikan Bahasa Inggris (terakreditasi B)
Pend. Guru Sekolah Dasar (PGSD) (terakreditasi B)

Fakultas Teknik
Teknik Mesin (terakreditasi B)
Teknik Sipil (terakreditasi B)
Teknik Elektro (terakreditasi B)
Teknik Industri (terakreditasi C)
Teknik Informatika (terakreditasi B)

Fakultas Pertanian dan Peternakan
Agroteknologi / Agronomi (terakreditasi A)
Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis) (terakreditasi B)
Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) (terakreditasi B)
Kehutanan (terakreditasi B)
Peternakan (terakreditasi A)
Budidaya Perairan (Perikanan) (terakreditasi A)

Fakultas Psikologi
Psikologi (terakreditasi A)

Fakultas Hukum
Ilmu Hukum (terakreditasi A)

Fakultas Kedokteran
Pendidikan Dokter (terakreditasi B)

Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan
Ilmu Keperawatan (terakreditasi C)
Farmasi (terakreditasi B)
Fisioterapi (prodi baru, proses akreditasi)

Peringkat Kesembilan Universitas Narotama (Surabaya)
Website Resmi Universitas Narotama : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap :   Jl. Arif Rahman Hakim No.51 Surabaya - Jawa Timur

S1 (Strata Satu)
FAKULTAS EKONOMI
Program Studi Manajemen
Terakreditasi BAN-PT Peringkat B, SK. BAN-PT No : 032/BAN-PT/Ak-X/S1/I/2008
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 800 / D / T / 2008, Berlaku sampai tanggal 13 November 2011

Program Studi Akuntansi
Terakreditasi BAN-PT Peringkat B,SK. BAN-PT No : 021/BAN-PT/Ak-XIII/S1/X/2010
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 801 / D / T / 2008, Berlaku sampai tanggal 13 November 2011

FAKULTAS HUKUM'
Terakreditasi BAN-PT Peringkat B, SK. BAN-PT No : 011/BAN-PT/Ak-XI/S1/VI/2008
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 802 / D / T / 2008, Berlaku sampai tanggal 13 November 2011

FAKULTAS TEKNIK
Program Studi Teknik Sipil
Terakreditasi BAN-PT Peringkat B, SK. BAN-PT No : 016/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2008
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 799 / D / T / 2008, Berlaku sampai tanggal 13 November 2011

FAKULTAS ILMU KOMPUTER'
Program Studi Sistem Informasi
Terakreditasi BAN-PT Peringkat C, SK. BAN-PT No : 004/BAN-PT/Ak-XII/S1/IV/2009
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 3232 / D / T / 2008, Berlaku sampai tanggal 10 Desember 2011

Program Studi Sistem Komputer
Terakreditasi BAN-PT Peringkat C, SK. BAN-PT No : 017/BAN-PT/Ak-XIII/S1/IX/2010
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 1428 / D / T / 2009, Berlaku sampai tanggal 18 Januari 2013

S2 (Strata Dua)
MAGISTER MANAJEMEN
Terakreditasi BAN-PT Peringkat B, SK. BAN-PT No : 014/BAN-PT/Ak-V/S2/X/2006
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 1400/D/T/K-VII/2010, Berlaku sampai tanggal 10 Februari 2013

MAGISTER ILMU HUKUM
Terakreditasi BAN-PT Peringkat B, SK. BAN-PT No : 004/BAN-PT/Ak-VIII/S2/VI/2010
Ijin Perpanjangan : Kopertis / Dikti No ; 1401/D/T/K-VII/2010, Berlaku sampai tanggal 10 Februari 2013

'SEMUA PROGRAM STUDI BERIJIN DIKTI TERAKREDITASI'

FASILITAS KAMPUS
Ruang kuliah multimedia (AC, LCD, CPU ber server)
Wi Fi Hot Spot Area
Sistem Informasi Akademik (SIA)
Fitness Center
Studio Musik
Meja Billiard
Lapangan Futsal, Basket dan sebagainya
Radio Kampus, TV Kampus (next)
Broadcast Room dan Camera Sony PD 177
Kafetaria
Masjid Baiturrachmah, parkir luas. Dan lain-lain

Peringkat Kesepuluh Universitas Terbuka Surabaya
Website Resmi Universitas Terbuka : Klik Disini!!!  
Alamat Lengkap : Kampus C Universitas Airlangga, Jl. Mulyorejo, Surabaya 60115 Telp. 031-5961861, 5961862 Faks. 031-5961860  

UPBJJ-UT Surabaya adalah salah satu dari tiga UPBJJ-UT di Jawa Timur, selain UPBJJ-UT Malang dan Jember, didirikan tahun 1984-bersamaan dengan pendirian UT-berdasarkan mandat dari Prof. Dr. Setijadi, M.A (waktu itu sebagai Ketua Komisi Persiapan Pendirian UT) kepada Prof. dr. Soedarso Djojonegoro, Rektor Unair. Awalnya UPBJJ-UT Surabaya bernama Penanggung Jawab Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka di Surabaya, dan diresmikan oleh oleh Presiden RI Soeharto bersamaan dengan peresmian UT dan beberapa UPBJJ-UT lain.
Peresmian tersebut sekaligus menandai berdirinya UPBJJ-UPBJJ di seluruh Indonesia yang saat itu berjumlah 32 buah dan UPBJJ Surabaya adalah salah satu di antaranya (pendiriannya berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor:71/DIKTI/Kep/11984 tanggal 6 Agustus 1984. Sejak berdirinya hingga sekarang UPBJJ-UT Surabaya dibina oleh 3 (tiga) Rektor Perguruan Tinggi Negeri setempat yaitu Rektor Unair, Rektor ITS, dan Rektor Unesa Surabaya, berdasarkan SK Mendikbud No. 0443/1986 tanggal 7 Juli 1986 tentang penunjukan pembina UPBJJ-UT Surabaya.
More aboutUniversitas terbaik di Jawa Timur 2015