Pidato singkat tentang Pendidikan

Posted by Ockym al ayuby on Monday, 22 August 2011


PIDATO PERTAMA


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  اَلحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى اَشْرَفِ اْلاَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ
وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ،  اَمَّابَعْدُ

Pertama-tama  marilah kita sama-sama memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, dimana pada hari ini kita semua masih diberi bebrapa kenikmatan, yang sama sekali tidak bisa kita hitung, berapa kenikmatan yang Allah berikan kepada kita. Shalawat dan salam semoga senantiasa tetap tercurahkan kepada Baginda Nabi besar kita Muhammad SAW.

Bapak/Ibu guru yang saya hormati.
Rekan-rekan seperjuangan yang saya banggakan, dalam kesempatan yang baik ini  perkenankan saya untuk belajar berpidato dengan mengambil tema :

P E N D I D I K A N

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati…..
Pendidikan adalah merupakan suatu kewajaran bagi kita semua baik itu pendidikan jasmani, rohani, formal maupun nonformal, di sekolah ataupun di luar sekolah.

Di jaman yang serba modern ini kita dituntut untuk terus berpacu menggali ilmu pengetahuan, kalau kita lengah sedikit saja kita akan tertinggal jauh oleh teman-teman kita yang terus berpacu menggali ilmu pengetahuan.

Rekan-rekan seperjuangan yang dimuliakan oleh Allah, kita semua telah sadar dan menyadari betapa pentingnya pendidikan, semenjak kita duduk di bangku sekolah dari TK, SD sampai sekarang kita akan meninggalkan bangku sekolah MTsN ini, banyak sekali ilmu yang kita dapatkan baik itu ilmu pengetahuan umum maupun ilmu agama, dari yang tidak tau kita bisa tahu, dari yang tidak mengerti kita bisa mengerti. Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini perkenankan saya untuk menyampaikan ucapan rasa syukur kehadirat Allah SWT. Dan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada Bapak dan Ibu Guru dimana beliau tidak ada bosan-bosannya untuk terus menerus mengingatkan kepada kita  untuk rajin belajar dan belajar. Dengan dorongan itu Alhamdulillah kini kita memetik hasilnya.

Dengan selalu memohon ampun dan ridho-Nya semoga apa yang kita cita-citakan Allah SWT mengabulkannya. Amin ya Rabal Alamin.

Kiranya hanya itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini mohon maaf atas segala kehilafan dan kekurangannya.

Wabillahitaufik Walhidayah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.




PIDATO KEDUA

الــسـلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العالمين. والصلا ة والسلام على سيددنا ومولانا محمدابن عبدالله وعلى اله وصحبه اجمعين. قال الله تعالى فى القران الكريم : اعوذباالله من الشيطان الرّجيم. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ. اُدْعُ اِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِاالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ. وَجَادِلْهُمْ بِاالَتىِ هِىَ اخسن     صدق الله العظيم
Kamu muslimin Rahimakumullah.
Tiada kata yang pantas kita ucapkan melainkan kalimat syukur  الحمد لله   sebagai hamba yang lemah, yang do’ngif, yang selalu akan lupa semua nikmat yang diberikannya.
Shalawat senandung, salam shalawat berbingkai salam dan sholawat tercurahkan salam, semoga tetap terlimpahkan, tercurahkan kepada junjungan nabi akhir zaman. Dan dia adalah seorang “The Best Man in The World” anak Abdullah yaitu Nabi    Muhammad SAW. Yang telah membawa umatnya dari zaman kebodohan menuju zaman “Li mardhotillah” dengan adanya cahaya islam yang sebenarnya.
“Peranan pemuda di era Globalisasi”
Kaum muslimin Rohimakumullah…….
Kita sadari atau tidak, selaku pelajar yang terdidik sejak dini hingga sekarang, yang namanya akan berganti minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, tahun berganti windu, windupun berganti zaman. Pada akhirnya telah sampailah kita pada era yang konon katanya adalah era globalisasi, era emansipasi, bahkan sampe-sampe konon katanya ada yang namanya era globalisasi, dimana para wanita, alias cewex-cewex s’lalu digombalin dan dirayu semaunya.
Betul, apa betul ……………………. Saudara!
Apalagi kita sebagai generasi muda Islam, generasi yang terpelajar, yang terdidik, yang terintelektual dan yang ter, ter, ter ……… sebagainya. Mestinya kita tahu hal itu, karena apa …………. ? saudara, karena keberadaan kita sangatlah dominan dalam menentukan maju atau mundurnya suatu bangsa, sebagaimana sabda Rosul :
اَيُّهَاالنَّاشِئُونَ اِنَّ فِى يَدِكُمْ اَمْرُ الأُمَّةِ وَفِى اَقْدَامِهَا حَيَاتَهَا.....
Artinya :    “Wahai generasi muda…..! sesungguhnya di tanganmu-lah perkara umat dan di kakimu-lah kehidupan umat.”

Kaum muslimin Rohimakumullah
Sudah jelas bukan ….? Kalau maju mundurnya suatu negara tergantung pada generasi penerusnya………
Maka dari itu kita sebagai generasi pemuda islam haruslah bentengi diri kita masing-masing dengan keimanan dan ketaqwaan dan yang penting lagi kita harus bisa membawa keluarga dan masyarakat kita menuju jalan kebenaran.
Jangan sampai sebaliknya kita yang tersesat ke dalam jurang kenistaan.
Dan semoga saja kita sebagai pemuda dan pemudi yang islami bisa menegakkan dan melaksanakan panji-panji islam…آمين يارب العالمين

Akhirnya hanya ini yang bisa saya sampaikan, kurang dan lebihnya saya mohon maaf yang sebenar-benarnya, terima kasih atas segala perhatian dan kebersamaannya.

اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِ بِتَقْوَ اللهِ،  اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْم ....
اَخِيْرُ الْكَلاَم ....
والــسـلام عليكم ورحمة الله وبركاته

{ 3 comments... read them below or add one }

VENI MEGASARI said...

terima kasih ya mas...
nice... tugas terselesaikan...
good luck ockym blogspot...

dobela rama said...

thanks,, tugas ku selesei

Monica Perdana Amzier said...

kepanjangan naskah ny ..-_-

Post a Comment