MAKALAH DIFERENSIASI SOSIAL

Posted by Ockym al ayuby on Monday, 24 December 2012

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG MASALAH

Apakah dilingkungan sekitarmu masih terdapat orang yang memiliki ciri khas dari masing-masing daerah yang berbeda? Jawabannya pasti ada. Setiap daerah pasti memiliki ragam kebudayaan yang berbeda dan memiliki ciri khas dari masing-masing daerah tersebut. Apalagi sekarang merupakan zaman globalisasi dan memungkinkan setiap orang dapat berpindah tempat, selain itu juga dapat memungkinkan terjadinya DIFERENSIASI SOSIAL diantara masyarakat.

Kalau tidak percaya, sekarang coba perhatikan lingkungan sekitarmu! Apakah kamu tahu berasal dari mana mereka? Apa mata pencaharian mereka? Mungkin kita hanya memgetahui sedikit tentang mereka. Nah disini kita akan membahas hal-hal yang berkaitan dengan DEFERENSIASI SOSIAL dalam masyarakat.

B.     TUJUAN

·         Memahami  Pengertian  Diferensiasi sosial

·         Mengetahui Bentuk-bentuk  Diferensiasi sosial

·         Mengetahui Contoh-contoh  Diferensiasi sosial di lingkungan sekitar
BAB II
MATERI

A.    PENGERTIAN DIFERENSIASI SOSIAL

DIFFERENSISASI SOSISAL adalah bentuk lapisan tetapi tidak ada tingkatan tinggi atau rendahnya kelas sosial dalam masyarakat. diferensiasi sosial merupakan bentuk dari struktutur sosial yang bersifat horizontal. Differensiasi sosial memiliki 3 ciri :

·         ciri fisik

·         ciri social

·         ciri budaya

B.     BENTUK-BENTUK DIFERENSIASI SOSIAL

Berbagai bentuk differensiasi sosial dalam masyarakat berdasarkan perbedaan Ras,Agama,Jenis kelamin,Profesi,Klan,dan Suku bangsa.

Diferensiasi sosial merupakan perbedaan seseorang dilihat dari suku bangsa, ras, agama, klan, dsb.

Pada intinya hal-hal yang terdapat dalam diferensiasi itu tidak terdapat tingkatan-tingkatan, namun yang membedakan satu individu dengan individu yang lainnya adalah sesuatu yang biasanya telah ia bawa sejak lahir.

Contohnya saja, suku sunda dan suku batak memiliki kelebihan masing-masing. jadi seseorang tidak bisa menganggap suku bangsanya lebih baik, karena itu akan menimbulkan etnosentrisme dalam masyarakat.

Diferensiasi merupakan perbedaan yang dapat kita lihat dan kita rasakan dalam masyarakat, bukan untuk menjadikan kita berbeda tingkat sosialnya seperti yang terjadi di Afrika Selatan.

Contoh bentuk diferensiasi sosial ;

a.       RAS

Ras adalah kategori individu yang secara turun-temurun memiliki ciri fisik dan biologis tertentu.  Manusia di dunia pasti memiliki perbedaan fisik seperti warna kulit, bentuk hidung, bentuk rambut, dan sebagainya antara manusia lainnya dimuka bumi.  Contohnya : Di lingkungan tempat tinggal Nurul di Jl. HM Swignyo Gg. Swignyo 1, terdapat beberapa orang yang memiliki ras yang berbeda.  Ada yang berkulit sawo matang,kuning langsat, putih dan berambut lurus, keriting, bergelombang dsb.

b.      ETNIS (SUKU BANGSA)

Suku bangsa adalah golongan sosial yang dibedakan dari golongan sosial yang lain karena mempunyai ciri-ciri yang paling mendasar umum berkaiutan dengan asal-usul dan tempat asal serta kebudayaan.

Contohnya : Di daerah kakap terdapat banyak suku yang berbeda seperti suku bugis, suku sambas, suku melayu, dsb tetapi mereka tetap bisa akur satu sama lainnya.  Walaupun banyak perbedaan yang berasal dari daerah masing-masing.

c.       KLAN

Klan adalah suatu kelompok kekerabatan yang terdapat dalam masyarakat dengan menarik garis keturunan secara unilateral.

Contohnya : Seperti 2 orang siswi di kelas XI IPS 2 SMAN 2 yaitu Windi Minha ZF yang merupakan keturunan Padang, Minangkabau mengikuti aliran Ibu (matrilineal). Dan Ruth S. Sihombing keturunan batak yang mengikuti aliran ayah (patrilineal).

d.      AGAMA

Menurut Emile Durkheim agama adalah sebagai suatu sistem terpadu mengenai kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal yang suci dan menyatukan semua pengikutnya ke dalam suatu komunitas moral yang disebut umat.  Jadi agama adalah suatu kepercayaan yang dianut oleh suatu masyarakat dan bersifat  suatu keyakinan yang kuat.

Contohnya : di lingkungan sekitar sekolah SMAN 2 PONTIANAK banyak terdapat baik siswa maupun guru yang memiliki perbedaan agama / keyakinan.  Tapi hal itu tak membuat suatu pertentangan yang mendasar untuk terjadinya suatu konflik/kecemburuan sosial.

e.       GENDER (JENIS KELAMIN)

Gender adalah pembedaan jenis kelamin antara wanita dan pria. Orang-orang terdahulu sering mngungkapkan “Untuk apa wanita sekolah tinggi, nanti paling di dapur juga kerjannya”.  Angapan tersebut sekarang sudah berubah, hal ini dapat dilihat dari kemajuan globalisasi yang membuat wanita dapat turun serta dalam pembangunan ekonomi di suatu negara.

Contohnya : dapat kita ambil dari mantan presiden kita Megawati Soekarno putri ia  dapt mengambil alih kekuasaan negara dan menjadi pemimpin negara.Selain itu dapat juga kita lihat dari sekolah-sekolah yang ada di lingkungan kita,  perempuan lebih dominan untuk bersekolah daripada laki-laki, dan tak jarang pula perempuan menjadi anggota politik dan sangat berperan aktif dari pada laki-laki.
BAB  III
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    KESIMPULAN

Kita mengetahui bahwa kita hidup dalam keanekaragaman atau perbedaan.  Perbedaan itu meliputi ras, etnis, klan, agama, jenis kelamin, dan profesi.   Kita sebagai makhluk sosial sudah seharusnya menghargai perbedaan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

http://ockym.blogspot.com/2012/12/makalah-diferensiasi-sosial.html

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment